ORGANIZATIONAL CAPACITY DALAM PENYELENGGARAAN INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER DI KABUPATEN JENEPONTO = ORGANIZATIONAL CAPACITY IN INTEGRATING PRIMARY HEALTH CARE SERVICES IN JENEPONTO DISTRICT


MANSYUR, SYUSANTY (2025) ORGANIZATIONAL CAPACITY DALAM PENYELENGGARAAN INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER DI KABUPATEN JENEPONTO = ORGANIZATIONAL CAPACITY IN INTEGRATING PRIMARY HEALTH CARE SERVICES IN JENEPONTO DISTRICT. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E013231014-Cover.jpg

Download (318kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
E013231014-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E013231014-dp(FILEminimizer).pdf

Download (252kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E013231014-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 11 December 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ntegrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP) merupakan strategi kunci dalam memperkuat sistem kesehatan dan mencapai cakupan kesehatan semesta (UHC). Namun, dalam penerapannya mengalami berbagai tantangan karena masih rendahnya kapasitas organisasi pemerintah daerah. Penelitian ini dilakukan melalui lima tahapan yaitu (1) analisis bibliometrik terhadap 130 artikel Scopus untuk memetakan tren global ILP, (2) mengeksplorasi pemahaman stakeholder, (3) kajian kapasitas sumber daya, (4) kapasitas manajemen, dan (5) kapasitas lingkungan eksternal. Tahap 2–5 menggunakan desain kualitatif melalui wawancara mendalam dengan 27 informan yang dipilih secara purposive dari unsur legislatif, perangkat daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa/kelurahan, dan mitra NGO. Data bibliometrik dianalisis menggunakan VOSviewer dan OpenRefine, sementara data wawancara dianalisis secara tematik dengan NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek sumber daya, Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) dan PUSKESMAS pembantu (PUSTU) masih menghadapi kekurangan tenaga kesehatan, ketimpangan kompetensi digital, keterbatasan infrastruktur layanan dan sistem informasi, serta minimnya anggaran khusus untuk ILP. Kondisi ini berdampak pada tingginya beban kerja, rendahnya pemanfaatan teknologi, dan keterlambatan implementasi program. Kapasitas manajemen, kepemimpinan strategis, dan tata kelola program sebenarnya telah menunjukkan komitmen, namun pelaksanaannya masih terhambat oleh adaptasi organisasi yang lambat, keterbatasan kompetensi manajerial, serta ketidakkonsistenan penerapan SOP. Sementara itu, kapasitas lingkungan eksternal menggambarkan bahwa regulasi daerah belum memadai, partisipasi publik mulai tumbuh tetapi belum optimal, dan kolaborasi lintas sektor masih terkendala birokrasi serta ketergantungan pada pendanaan hibah. Model rekomendasi kapasitas organisasi yang merujuk pada teori organizational capacity Horton (2003) dan Gazley (2008) menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kebijakan pemerintah daerah yang meliputi kapasitas analitis, operasional, dan politis yang menjadi kunci untuk mendorong efektivitas ILP.

Keyword : integrasi layanan primer, kapasitas organisasi, sumber daya, manajemen, lingkungan eksternal.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: Primary Care Integration, Organizational Capacity, Resources, Management, External Environment.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 25 Feb 2026 02:45
Last Modified: 25 Feb 2026 02:45
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54039

Actions (login required)

View Item
View Item