KOMPARASI SIFAT FISIKOKIMIA PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN DAN SAWAH IRIGASI DI KECAMATAN GALESONG SELATAN = Comparison of Physicochemical of Rainfed and Irrigated Rice Fields in Galesong Selatan District


HIDAYAT, MUH TEGUH (2025) KOMPARASI SIFAT FISIKOKIMIA PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN DAN SAWAH IRIGASI DI KECAMATAN GALESONG SELATAN = Comparison of Physicochemical of Rainfed and Irrigated Rice Fields in Galesong Selatan District. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
G051221046-j1EyBQcTKosAvzV2-20260109133143.jpeg

Download (167kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
G051221046-1-2.pdf

Download (377kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
G051221046-dp.pdf

Download (146kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
G051221046-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 December 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

MUH TEGUH HIDAYAT. Komparasi karakter Sifat Fisikokimia Pada Lahan Sawah Tadah Hujan Dan Sawah Irigasi Di Kecamatan Galesong Selatan (dibimbing oleh Burhanuddin Rasyid). Latar Belakang: Tanah memiliki peran penting dalam mendukung produktivitas pertanian, terutama pada sistem persawahan. Perbedaan kondisi hidrologi antara sawah tadah hujan dan sawah irigasi berpotensi memengaruhi karakteristik fisikokimia tanah seperti pH, kandungan bahan organik, serta ketersediaan unsur hara yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan karakter sifat fisikokimia tanah pada lahan sawah tadah hujan dan lahan sawah irigasi di Kecamatan Galesong Selatan. Metode. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis komparatif dengan pengambilan sampel tanah secara purposive sampling pada tujuh titik di lahan sawah tadah hujan dan lima titik di lahan sawah irigasi. Sampel tanah terganggu pada kedalaman 0-30 cm dan sampel tanah utuh menggunakan ring sampel di analisis di laboratorium untuk mengetahui parameter pH, C-organik, N-Total, P-Tersedia, K-Tersedia, KTK, Warna Tanah, Bulkdensity, Partikel Density dan Tekstur. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan sawah tadah hujan memiliki aerasi lebih baik, kandungan bahan organik dan nitrogen total lebih tinggi, serta pH agak masam hingga netral. Sebaliknya, lahan sawah irigasi memiliki kondisi tanah lebih jenuh air dengan pH masam, serta kandungan bahan organik dan nitrogen lebih rendah akibat proses reduksi dan pencucian hara. Meskipun demikian, nilai bulk density, particle density, fosfor tersedia, dan KTK pada kedua lahan masih tergolong optimal untuk pertumbuhan tanaman. Kesimpulan. Dapat disimpulkan bahwa kedua jenis lahan sawah di Kecamatan Galesong Selatan memiliki potensi produktivitas yang baik apabila dikelola dengan tepat. Sawah tadah hujan cenderung memiliki kondisi tanah yang lebih mendukung ketersediaan hara, sedangkan sawah irigasi menunjukkan karakter tanah yang dipengaruhi oleh kejenuhan air.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Sifat Fisikokimia Tanah; Sawah Tadah Hujan; Sawah Irigasi; Galesong Selatan; Kesuburan Tanah.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 25 Feb 2026 02:40
Last Modified: 25 Feb 2026 02:40
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54035

Actions (login required)

View Item
View Item