AWALIYAH, ARNITA (2026) Keragaman Makrofauna Tanah pada Perkebunan Lada Monokultur dan Polikultur di Kabupaten Sinjai = Soil Macrofauna Diversity in Monoculture and Polyculture Pepper Plantations in Sinjai Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G051221006-ykiHZ76coT2tNeWG-20260113141156.jpeg
Download (75kB) | Preview
G051221006-1-2.pdf
Download (293kB)
G051221006-dp.pdf
Download (149kB)
G051221006-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 January 2028.
Download (743kB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Tanaman lada (Piper nigrum) merupakan salah satu komoditas perkebunan yang menjadi sumber penghasilan bagi petani karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi, serta dapat di manfaatkan sebagai bumbu masakan. Dalam praktik budidaya lada, banyak petani yang menerapkan dua sistem pola tanam, yaitu monokultur dan polikultur. Monokultur adalah menanam satu jenis tanaman pada satu lahan sedangkan Polikultur adalah pola menanam dua tanaman atau lebih pada satu lahan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan keragaman makrofauna tanah di perkebunan lada monokultur dan perkebunan polikultur di Kabupaten Sinjai. Metode Penelitian ini di lakukan di Desa Turungan Baji, Kecamatan Sinjai Barat Kabupaten Sinjai, pada bulan September 2025-Oktober 2025 dengan menggunakan monolit berukuran 25x25x10 cm yang selanjutnya dilakukan hand sorting atau pemisahan secara langsung menggunakan tangan. Hasil: Makrofauna yang paling mendominasi pada perkebunan monokultur yaitu Opisthopora (Cacing) dengan jumlah 61, dengan nilai indeks keanekaragaman 1,24 dengan nilai populasi sebesar 3520 dengan kelas tekstur lempung liat berdebu. Sedangkan pada perkebunan polikultur makrofauna yang paling mendominasi yaitu Hymenoptera (Semut) dengan jumlah 45, dengan nilai indeks keanekaragaman 1,12 dengan nilai populasi sebesar 2688 dengan kelas tekstur lempung. Kesimpulan: Keanekaragaman dan kelimpahan makrofauna tanah pada perkebunan monokultur dan perkebunan polikultur berbeda-beda di setiap titik. Perkebunan monokulutur memiliki nilai indeks keanekaragaman 1,24 dengan kelimpahan populasi total 3520 Individu/m3 Sedangkan perkebunan polikultur memiliki nilai indeks keanekaragaman 1,12 dengan kelimpahan populasi Total 2688 Individu/m3.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Keragaman Makrofauna, Lada Monokultur, Polikultur, Monolit |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 02:27 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 02:27 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54031 |
