WIDYAYANTI, WIDYAYANTI (2025) Asesmen Kualitas Tanah Pada Sistem Mina Padi Di Kecamatan Bontomarannu = Soil Quality Assessment in the Mina Padi System in Bontomarannu District. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G051221002-a8lkwbuGBm1d49sC-20260112194320.png
Restricted to Repository staff only
Download (127kB)
G051221002-1-2.pdf
Download (220kB)
G051221002-dp.pdf
Download (160kB)
G051221002-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 31 December 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
WIDYAYANTI. Asesmen Kualitas Tanah Pada Sistem Mina Padi Di Kecamatan Bontomarannu (dibimbing oleh Prof. Dr Ir. Burhanuddin Rasyid, M.Sc). Latar belakang: Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki komoditas utama yaitu padi, namun pertanian saat ini memiliki berbagai masalah, salah satunya yaitu penggunaan pupuk kimia dan pestisida berlebihan menyebabkan degradasi tanah. Kualitas tanah menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan pertanian karena memengaruhi produktivitas tanaman dan keseimbangan ekosistem. Sistem mina padi, yaitu integrasi budidaya padi dan ikan, merupakan inovasi ramah lingkungan yang tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga memperbaiki kesuburan tanah. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas tanah pada sistem mina padi dengan mengukur parameter fisik, dan kimia tanah yang berperan dalam produktivitas sistem mina padi. Metode. Penelitian menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan pengambilan sampel tanah kemudian melakukan uji tanah dengan melakukan analisis sampel tanah di laboratorium. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisik dan kimia tanah di lokasi penelitian memiliki nilai C-organik, KTK, dan N-total yang tergolong rendah hingga sedang, pH tanah masam, serta ketersediaan unsur hara basa (Ca, Mg, dan K) rendah akibat pencucian dan minimnya masukan bahan organik. Sebaliknya, ketersediaan P-tersedia relatif sedang hingga tinggi, terutama pada sedimen yang mendapat tambahan dari sisa pakan dan kotoran ikan. Tekstur tanah didominasi fraksi liat yang berpengaruh terhadap infiltrasi dan pergerakan air. Indeks kualitas tanah secara umum berada pada kategori sedang, meskipun terdapat beberapa sampel ditemukan kategori rendah akibat rendahnya bahan organik, serta kondisi anaerob yang memperlambat dekomposisi bahan organik. Kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan indeks kualitas tanah yang berada pada kategori sedang menunjukkan tanah masih mampu mendukung produktivitas pertanian namun memiliki hasil yang kurang maksimal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mina Padi, Kualitas, Pertanian, Tanah |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 02:24 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 02:24 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54029 |
