MULTIPLE STREAMS DALAM PROSES AGENDA SETTING RPJMD PROVINSI SULAWESI BARAT 2025-2029: STUDI KASUS ISU KEMANDIRIAN EKONOMI DAERAH = MULTIPLE STREAMS IN THE AGENDA SETTING PROCESS OF THE RPJMD OF WEST SULAWESI PROVINCE 2025-2029: A CASE STUDY OF THE ISSUE OF REGIONAL ECONOMIC INDEPENDENCE


APRILIA, YUYUN (2025) MULTIPLE STREAMS DALAM PROSES AGENDA SETTING RPJMD PROVINSI SULAWESI BARAT 2025-2029: STUDI KASUS ISU KEMANDIRIAN EKONOMI DAERAH = MULTIPLE STREAMS IN THE AGENDA SETTING PROCESS OF THE RPJMD OF WEST SULAWESI PROVINCE 2025-2029: A CASE STUDY OF THE ISSUE OF REGIONAL ECONOMIC INDEPENDENCE. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E012232047-Cover.jpg

Download (420kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
E012232047-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (327kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E012232047-dp(FILEminimizer).pdf

Download (147kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E012232047-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 20 January 2028.

Download (996kB)

Abstract (Abstrak)

YUYUN APRILIA. Multiple Streams dalam Proses Agenda Setting RPJMD Provinsi Sulawesi Barat 2025-2029: Studi Kasus Isu Kemandirian Ekonomi Daerah. (Dibimbing Oleh Dr. Amril Hans) Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan Multiple Streams Framework (MSF) dalam proses agenda setting penyusunan RPJMD Provinsi Sulawesi Barat 2025-2029, dengan fokus pada isu kemandirian ekonomi daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan menelusuri dinamika tiga arus dalam MSF, yaitu problem stream, policy stream, dan politics stream, serta mengidentifikasi policy window, policy entrepreneur, dan proses coupling streams. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus masalah menguat melalui indikator pertumbuhan ekonomi yang belum inklusif, kemiskinan yang masih tinggi, ketergantungan fiskal terhadap transfer pusat, ketimpangan antarwilayah, dan lemahnya penguatan nilai tambah ekonomi. Arus kebijakan ditandai oleh hadirnya alternatif kebijakan yang disusun secara teknokratis dan terintegrasi lintas sektor dalam kerangka RPJMD, yang dinilai layak secara teknis, dapat diterima secara nilai, realistis dengan keterbatasan fiskal, serta mempertimbangkan kendala masa depan. Arus politik memperlihatkan dukungan yang relatif kondusif melalui koordinasi eksekutif dan legislatif serta isu ekonomi lokal yang memiliki legitimasi publik. Pertemuan tiga arus terjadi ketika policy window terbuka pada tahapan formal penyusunan RPJMD, dan dimediasi oleh Bappeda sebagai policy entrepreneur, sehingga isu kemandirian ekonomi berhasil masuk ke agenda formal RPJMD. Penelitian ini menegaskan bahwa pembentukan agenda kebijakan daerah bersifat dinamis dan dipengaruhi oleh interaksi masalah, solusi, dan dukungan politik pada momen peluang kebijakan.

Keyword : Multiple Streams Framework; Agenda Setting; RPJMD; Kemandirian Ekonomi Daerah; Policy Window; Policy Entrepreneur.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Multiple Streams Framework; Agenda Setting; RPJMD; Regional Economic Self-Reliance; Policy Window; Policy Entrepreneur.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 25 Feb 2026 02:22
Last Modified: 25 Feb 2026 02:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54028

Actions (login required)

View Item
View Item