ELSA, ELSA (2026) KOMPATIBILITAS Trichoderma spp. DAN Calotropis gigantea DALAM MENGENDALIKAN PATOGEN BUSUK BUAH KAKAO Lasiodiplodia theobromae = COMPATIBILITY OF Trichoderma spp AND Calotropis gigantea IN CONTROLLING THE COCOA FRUIT ROT PATHOGEN Lasiodiplodia theobromae. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
G022222002-Z0DMvheJr8OqbnAB-20260121150345.jpeg
Download (118kB) | Preview
G022222002-1-2.pdf
Download (127kB)
G022222002-dp.pdf
Download (80kB)
G022222002-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 January 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Lasiodiplodia theobromae telah menjadi salah satu patogen utama penyebab busuk buah kakao di Indonesia dalam lima tahun terakhir, namun strategi pengendaliannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas dua spesies Trichoderma (T. asperellum dan T. pubescens) serta ekstrak Calotropis gigantea dalam menghambat L. theobromae. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman Universitas Hasanuddin. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan ekstrak C. gigantea (1%, 3%, dan 5%) dicampurkan dalam media PDA untuk menguji kompatibilitas terhadap Trichoderma spp. dan L. theobromae. Uji antagonis dilakukan menggunakan metode single, dual, dan triple culture, sedangkan uji in vivo dilakukan dengan mengaplikasikan suspensi Trichoderma 106 dan ekstrak C. gigantea 3% pada buah kakao sebelum diinokulasi patogen. Analisis GC-MS digunakan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif dalam ekstrak C. gigantea. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 3% C. gigantea menstimulasi pertumbuhan T. asperellum dan T. pubescens, namun secara signifikan menghambat pertumbuhan L. theobromae. Pada uji antagonis, kombinasi T. asperellum, T. pubescens, dan ekstrak C. gigantea 3% (T1T2E2) menghasilkan penghambatan tertinggi terhadap koloni miselium dan berat massa L. theobromae dibandingkan dengan yang tanpa ekstrak. Selain itu, perlakuan tersebut juga efektif menekan perkembangan penyakit busuk buah pada uji in vivo. Analisis GC-MS mengungkapkan bahwa senyawa dominan dalam ekstrak adalah asam n-heksadekanoat (asam palmitat) dan 2-heksadekena-1-ol, yang berpotensi berperan sebagai senyawa antifungal. Secara keseluruhan, kombinasi Trichoderma spp. dengan ekstrak C. gigantea 3% terbukti memiliki potensi tinggi sebagai agen pengendali hayati untuk penyakit busuk buah pada kakao.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Busuk buah, Calotropis gigantea, pengendalian, potensi, spesies Trichoderma. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Ilmu Hama dan Peny. Tumbuhan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 02:21 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 02:21 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54027 |
