KETERSEDIAAN UNSUR HARA (N, P, K) HUBUNGANNYA DENGAN PRODUKTIVITAS TANAMAN KAKAO DI DESA PASANG KABUPATEN ENREKANG = The Relationship Between Nutrient Availability (N, P, K) and Cocoa Plant Productivity in Pasang Village, Enrekang Regency


NUR, MUH. (2025) KETERSEDIAAN UNSUR HARA (N, P, K) HUBUNGANNYA DENGAN PRODUKTIVITAS TANAMAN KAKAO DI DESA PASANG KABUPATEN ENREKANG = The Relationship Between Nutrient Availability (N, P, K) and Cocoa Plant Productivity in Pasang Village, Enrekang Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
G051211034-VwjGv0ks6LftuX4D-20260120112958.jpeg

Download (179kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
G051211034-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
G051211034-dp.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
G051211034-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 31 November 2027.

Download (766kB)

Abstract (Abstrak)

Abstrak MUH NUR. Ketersediaan Unsur Hara (N, P, dan K) Pada Lahan Kakao Dan Hubungannya Dengan Produktivitas Tanaman Kakao di Desa Pasang Kabupaten Enrekang. Pembimbing. MUH. JAYADI. Latar Belakang. Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan komoditas perkebunan penting bagi perekonomian, namun produktivitasnya di Indonesia masih sangat rendah dibanding potensi yang ada. Salah satu faktor utama penyebabnya adalah ketidakseimbangan unsur hara tanah, khususnya Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan unsur hara N, P, K pada lahan kakao serta menganalisis hubungannya dengan produktivitas di Desa Pasang, Kabupaten Enrekang. Metode. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei–Juni 2025 menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan pengambilan sampel tanah pada kedalaman 0–30 cm dan analisis Laboratorium, kemudian diuji korelasinya menggunakan Spearman. Hasil. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan pH tanah masam–agak masam (4,04–5,81), N-total sangat rendah–rendah (0,04 0,14%), P-tersedia sedang–tinggi (8,94–12,02 ppm), dan K-dd rendah–sedang (0,12 0,32 cmol/kg). Produktivitas tertinggi (1.600 kg/ha) diperoleh dari lahan dengan kombinasi pupuk organik dan anorganik. Uji korelasi menunjukkan hubungan sangat kuat dan signifikan antara N, P, K dengan produktivitas (ρ>0,87; p=0,000). Kesimpulan. Disimpulkan bahwa ketersediaan hara N, P, K berbanding lurus dengan peningkatan produktivitas kakao, sehingga pemupukan berimbang organik-anorganik dianjurkan untuk pengelolaan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kakao, unsur hara, N, P dan K, produktivitas.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 25 Feb 2026 02:18
Last Modified: 25 Feb 2026 02:18
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54024

Actions (login required)

View Item
View Item