AMRAN, MUHAMMAD IQBAL (2025) KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN MAKROFAUNA TANAH PADA LAHAN SAWAH RAWA LEBAK DI DESA SOLO KECAMATAN DUABOCCOE KABUPATEN BONE = Abundance and Diversity of Soil Macrofauna in Lowland Swamp Rice Fields at Solo Village, Duaboccoe Subdistrict, Bone Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G051211082-es4iEJP2MjO13vxf-20260120003143.png
Download (84kB) | Preview
G051211082-1-2.pdf
Download (467kB)
G051211082-dp.pdf
Download (163kB)
G051211082-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 December 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
MUHAMMAD IQBAL AMRAN. Kelimpahan dan Keanekaragaman Makrofauna Tanah pada Lahan Sawah Rawa Lebak di Desa Solo Kecamatan Duaboccoe Kabupaten Bone (dibimbing oleh Risky Nurhikmayani). Latar belakang. Pertanian Indonesia menghadapi degradasi tanah, alih fungsi lahan, dan ketergantungan pada input kimia yang menurunkan produktivitas. Lahan rawa, khususnya rawa lebak, berpotensi mendukung ketahanan pangan jika dikelola sesuai karakteristik lokal. Makrofauna tanah berperan penting dalam menjaga kesuburan melalui dekomposisi bahan organik dan perbaikan struktur tanah, sehingga dapat menjadi indikator kesehatan tanah. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis-jenis makrofauna tanah pada tiga tipologi lahan rawa lebak (dangkal, tengah, dan dalam) serta menganalisis pengaruh sifat fisik dan kimia tanah terhadap kelimpahan dan keanekaragamannya. Metode. Penelitian dilakukan dengan metode Hand Shorting pada lima titik pengamatan di setiap tipologi lebak menggunakan kotak monolit berukuran 25×25×10 cm.. Hasil. Tekstur tanah didominasi liat dengan pH 5,79–6,69, C-organik 1,09–2,05 %, dan N-total 0,08–0,38%. Kelimpahan makrofauna tertinggi terdapat pada lebak dalam (960 individu/m³), diikuti lebak tengah (704 individu/m³) dan lebak dangkal (160 individu/m³). Nilai H’ tertinggi pada lebak tengah (0,83) dan D tertinggi pada lebak dangkal (1). C-organik berhubungan kuat dengan kelimpahan, sedangkan N-total berpengaruh terhadap keanekaragaman. Kesimpulan Pada lahan lebak dalam, kelimpahan makrofauna tanah tergolong paling tinggi dibandingkan tipologi lainnya, dengan total populasi mencapai 960 individu/m³. Komunitas makrofauna didominasi oleh keong sawah (60%) dan cacing tanah (40%), menunjukkan adanya dua kelompok utama yang berkembang relatif seimbang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Makrofauna tanah; lahan rawa lebak; sifat fisik dan kimia tanah; keanekaragaman; kelimpahan |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 02:11 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 02:11 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54022 |
