TUSSHALIHAH, MARAH (2026) Complexity Theory Dalam Penanggulangan Bencana Banjir Di Kota Makassar = Complexity Theory In Flood Disaster Management In Makassar City. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
E012232040-Cover.jpg
Download (339kB) | Preview
E012232040-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (299kB)
E012232040-dp(FILEminimizer).pdf
Download (154kB)
E012232040-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 19 February 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola penanggulangan bencana banjir di Kota Makassar melalui perspektif Complexity Theory sebagaimana dikemukakan oleh Elizabeth Eppel (2017). Banjir merupakan bencana yang hampir setiap tahun melanda Kota Makassar, terutama di Kecamatan Manggala, Biringkanaya, Tamalanrea, dan Panakkukang, akibat kombinasi antara curah hujan tinggi, urbanisasi pesat, konversi lahan, dan sistem drainase yang tidak memadai. Selama ini, kebijakan penanggulangan banjir masih berfokus pada pendekatan teknokratis dan struktural seperti pembangunan drainase dan normalisasi sungai yang bersifat reaktif dan sektoral. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen dengan informan dari BPBD, Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Disperkim, Kecamatan, komunitas lokal, media, dan masyarakat terdampak. Analisis dilakukan berdasarkan lima indikator Complexity Theory: aktor, proses kebijakan, keputusan, kekuasaan, serta informasi dan nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penanggulangan banjir di Kota Makassar bersifat kompleks, adaptif, dan melibatkan banyak aktor dengan tingkat interdependensi tinggi, namun koordinasi lintas sektor masih lemah dan cenderung hierarkis. Pemerintah melalui BPBD telah berperan sebagai koordinator, tetapi efektivitas kebijakan sangat bergantung pada kolaborasi antarlembaga, partisipasi masyarakat, dan kemampuan sistem dalam beradaptasi terhadap dinamika lingkungan. Temuan ini menegaskan perlunya transformasi tata kelola banjir menuju sistem yang lebih kolaboratif, partisipatif, dan berbasis pembelajaran berkelanjutan agar mampu menghadapi tantangan kompleksitas bencana perkotaan secara efektif.
Keyword : Tata Kelola Banjir, Complexity Theory, Kebijakan Publik, Kolaborasi, Kota Makassar.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Flood Governance, Complexity Theory, Public Policy, Collaboration, Makassar City. |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 02:10 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 02:10 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54021 |
