DEWIYANTI, RISKA (2026) Analisis Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Cabai Merah Di Kabupaten Enrekang (Studi Kasus Kecamatan Masalle, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan) = Analysis and Factors Influencing Red Chili Income in Enrekang Regency (Case Study of Masalle District, Enrekang Regency, South Sulawesi). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G021211153-vKSLpmeaoZnyTwqO-20260121153137.jpg
Download (41kB) | Preview
G021211153-1-2.pdf
Download (286kB)
G021211153-dp.pdf
Download (160kB)
G021211153-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 January 2028.
Download (959kB)
Abstract (Abstrak)
RISKA DEWIYANTI. Analisis Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Cabai Merah Di Kabupaten Enrekang (Studi Kasus Kecamatan Masalle, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan) (dibimbing oleh: Pipi Diansari, S.E., M.Si., Ph.D). Latar belakang. Kecamatan Masalle merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Enrekang yang memiliki potensi pertanian yang cukup besar, terutama dalam komoditas hortikultura seperti cabai merah. Di daerah ini, sebagian besar masyarakat menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian, dan salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan oleh petani setempat adalah cabai merah. Budidaya cabai merah tidak hanya menjadi aktivitas pertanian musiman, tetapi juga telah menjadi salah satu sumber mata pencaharian utama bagi masyarakat di wilayah tersebut. Tujuan. penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi Tingkat pendapatan di Kecamatan Masalle serta untuk menganalisis tingkat pendapatan petani cabai merah. Penentuan responden dilakukan secara snowball sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 petani data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, analisis pendapatan, dan analisis regresi linear berganda. Hasil. Hasil penelitian analisis regresi menunjukkan bahwa secara simultan variabel luas lahan, lama berusahatani, tingkat pendidikan, harga jual, umur petani, penggunaan teknologi, akses pasar, dan biaya usahatani berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani, ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,889. Secara parsial, variabel luas lahan, harga jual, penggunaan teknologi, akses pasar dan biaya usahatani berpengaruh signifikan terhadap pendapatan, sementara lama berusahatani, tingkat pendidikan, umur petani, tidak berpengaruh signifikan. Kesimpulan. Pendapatan usahatani cabai merah memberikan keuntungan yang layak, hal ini ditunjukkan oleh pendapatan rata-rata per responden mencapai Rp 117.694,446 dengan nilai R/C Ratio sebesar 5.96 sehingga semakin menegaskan bahwa usahatani cabai merah di Kecamatan Masalle sangat menguntungkan dan layak untuk dikembangkan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Pendapatan Petani, Cabai Merah, Regresi Linear Berganda, Kecamatan Masalle, Usahatani |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 02:05 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 02:05 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54017 |
