IRSAN, MUHAMMAD (2025) Status Keberlanjutan Urban Farming Berbasis Kelompok Wanita Tani (Kwt) Di Kota Makassar = Sustainability Status of Urban Farming Based on Women Farmers Groups in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G021211081-nYKfT0NwQlIrPCtB-20260120105715.jpeg
Download (88kB) | Preview
G021211081-1-2.pdf
Download (794kB)
G021211081-dp.pdf
Download (273kB)
G021211081-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 December 2027.
Download (8MB)
Abstract (Abstrak)
MUHAMMAD IRSAN. Status Keberlanjutan Urban farming Berbasis Kelompok Wanita Tani (Kwt) Di Kota Makassar. Di bawah bimbingan: MUSLIM SALAM. Latar Belakang. Perkembangan kota yang pesat akibat modernisasi dan pertumbuhan penduduk telah menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan pertanian produktif secara signifikan, terutama di kawasan perkotaan. Kondisi ini menimbulkan ancaman terhadap ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Di Kota Makassar, penurunan luas lahan pertanian dari 2.453 hektar menjadi 1.064,25 hektar memperlihatkan urgensi solusi inovatif melalui urban farming. Urban farming yang dijalankan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) hadir sebagai strategi alternatif untuk menjawab tantangan tersebut sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat di Kota Makassar. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indeks status keberlanjutan urban farming berbasis KWT dengan meninjau tiga dimensi utama, yaitu sosial, ekonomi, dan ekologi. Metode. Penelitian menggunakan teknik Multidimensional Scaling (MDS) melalui analisis RAP-UF (Rapid Appraisal for Urban Farming diolah menggunakan software R dengan pendekatan pada 21 atribut keberlanjutan. Data diperoleh melalui survei dan observasi lapangan terhadap 155 responden di empat kecamatan. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa urban farming berbasis KWT di Makassar termasuk kategori cukup berkelanjutan dengan nilai indeks keseluruhan (61,80%). Dimensi sosial memperoleh skor (68,67%) dan dimensi ekologi (67,38%) yang menunjukkan kategori status cukup berkelanjutan, sedangkan dimensi ekonomi dengan skor (49,35%) tergolong kategori status kurang berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Pertanian Perkotaan, keberlanjutan, Kelompok Wanita Tani, Multidimensional Scaling, Makassar |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 02:04 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 02:04 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54016 |
