Respon pertumbuhan varietas wortel terhadap pemberian kompos pada ketinggian 500 mdpl dan 1.000 mdpl di Kabupaten Enrekang = Growth response of carrot varieties to compost application at an altitudes of 500 meter about sea level and 500 meters m above sea level in Enrekang district.


MUHARRAM, NURILMAN (2026) Respon pertumbuhan varietas wortel terhadap pemberian kompos pada ketinggian 500 mdpl dan 1.000 mdpl di Kabupaten Enrekang = Growth response of carrot varieties to compost application at an altitudes of 500 meter about sea level and 500 meters m above sea level in Enrekang district. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
G011221082-f32M7VgJT46FnIb0-20260121102203.jpeg

Download (71kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
G011221082-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
G011221082-dp.pdf

Download (101kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
G011221082-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 January 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK NURILMAN MUHARRAM. Respon pertumbuhan varietas wortel terhadap pemberian kompos pada ketinggian 500 mdpl dan 1.000 mdpl di Kabupaten Enrekang (dibimbing oleh Amir Yassi.). Latar Belakang. Wortel merupakan salah satu sayuran pertanian global dengan potensi produksi yang besar di Indonesia. Namun, produksi wortel masih berfluktuasi di berbagai wilayah termasuk Sulawesi Selatan, sehingga peningkatan produksi dapat dilakukan melalui ekspansi wilayah penanaman di berbagai ketinggian, penggunanaan varietas adaptif dan pemberian kompos sebagai sumber hara organik.Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas dan dosis kompos terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman wortel pada dua ketinggian berbeda dalam menghasilkan wortel organik. Metode. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Dulang, Kecamatan Malua, dengan ketinggian tempat 500 mdpl dan Dusun Liangbai, Kecamatan Buntu Batu, pada ketinggian 1.000 mdpl, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini dimulai dari April - Juli 2025. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk rancangan petak terpisah tersarang. Faktor tersarang adalah ketinggian tempat, varietas sebagai petak utama dengan 3 taraf perlakuan varietas yaitu Kuroda, Baroko dan Malino serta pengaplikasian kompos sebagai anak petak dengan 4 taraf perlakuan yaitu 1,2 kg/petak, 1,8 kg/petak, 2,4 kg/petak dan 3 kg/petak. Hasil. Hasil menunjukkan interaksi varietas dan pengaplikasian kompos pada ketinggian 500 mdpl menghasilkan diameter umbi tertinggi yaitu 42,67 mm. Varietas Malino memberikan pengaruh terbaik pada bobot umbi (117,70 gr) dan bobot umbi per hektar (29,01 ton/ha) sedangkan varietas Kuroda memberikan pengaruh terbaik pada tingkat padatan terlarut (10,32 brix%) pada ketinggian 500 mdpl. Sementara, pengaplikasian kompos 3 kg/petak memberikan pengaruh terbaik pada tinggi tanaman (59,88 cm), varietas Malino memberikan hasil terbaik pada panjang umbi (12,15 cm), bobot umbi (69,55 gr) dan bobot umbi per hektar (20,23 ton/ha), sedangkan varietas Kuroda memberikan hasil terbaik pada diameter umbi (36,94 mm) dan tingkat padatan terlarut (14,07 brix%) pada ketinggian 1.000 mdpl. Kesimpulan. Wortel varietas Malino merupakan varietas yang bagus dalam meningkatkan produksi wortel. Kata kunci: Kompos; varietas; wortel.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Kompos; varietas; wortel.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 25 Feb 2026 01:49
Last Modified: 25 Feb 2026 01:49
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54005

Actions (login required)

View Item
View Item