Kinerja Implementasi Program Kesehatan Lingkungan (Kesling) Di Puskesmas Elat, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara = Performance of the Environmental Health (Kesling) Program Implementation at Puskesmas Elat, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara


MASALY, ADE (2026) Kinerja Implementasi Program Kesehatan Lingkungan (Kesling) Di Puskesmas Elat, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara = Performance of the Environmental Health (Kesling) Program Implementation at Puskesmas Elat, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E011211059-Cover.jpeg

Download (237kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
E011211059-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (260kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E011211059-dp(FILEminimizer).pdf

Download (136kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E011211059-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 19 February 2028.

Download (936kB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini menganalisis kinerja implementasi Program Kesehatan Lingkungan (Kesling) di Puskesmas Elat, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, menggunakan model implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn (1975) dengan enam indikator: standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, komunikasi antar badan pelaksana, karakteristik badan pelaksana, kondisi sosial, ekonomi, dan politik, serta sikap pelaksana. Latar belakang penelitian didasari oleh tantangan akses air bersih, sanitasi buruk, dan peningkatan kasus diare di wilayah kepulauan yang terpencil, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Permenkes Nomor 13 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan di Puskesmas. Mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan informan seperti kepala puskesmas, staf, kepala desa, dan masyarakat, serta telaah dokumen. Hasil menunjukkan implementasi cukup efektif, dengan capaian 12 desa berstatus Open Defecation Free (ODF) dari 18 desa binaan, fokus pada Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) melalui lima pilar. Namun, kendala utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia dan finansial, hambatan geografis, serta kebiasaan budaya masyarakat seperti buang air besar sembarangan. Program menunjukkan kemajuan dalam peningkatan kesadaran masyarakat, tetapi memerlukan penguatan lintas sektor untuk optimalisasi. Saran mencakup peningkatan alokasi anggaran, pelatihan kapasitas, dan integrasi kearifan lokal.

Keyword : Implementasi Kebijakan, Kesehatan Lingkungan, Puskesmas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Policy Implementation, Environmental Health, Community Health Center.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 25 Feb 2026 01:05
Last Modified: 25 Feb 2026 01:05
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53992

Actions (login required)

View Item
View Item