SUGARDA, NURWANDA (2025) Penggunaan Media Tanam Cocopeat dan Pupuk Organik Vermikompos terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao (Theobroma Cacao L.) = The Use of Cocopeat Planting Media and Vermicompost Organic Fertilizer on the Growth of Cocoa Plant Seedlings (Theobroma Cacao L.). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G011201146-GvOdksiQnDZeCp9Y-20260113021357.jpg
Download (396kB) | Preview
G011201146-1-2.pdf
Download (574kB)
G011201146-dp.pdf
Download (160kB)
G011201146-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 December 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Sulawesi Selatan memegang peranan penting sebagai penghasil kakao terbesar ketiga di indonesia. Namun potensi ini terhambat oleh penurunan produktivitas kakao nasional. Masalah utamanya terletak pada tingginya tanaman rusak, sehingga diperlukan program peremajaan untuk memulihkan produktivitas kakao. Upaya peremajaan tersebut dioptimalkan melalui penyediaaan bibit unggul yang didukung oleh penggunaan media tanam serta aplikasi pupuk organik untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Media tanam yang dapat digunakan yaitu cocopeat dan pupuk organik vermikompos.Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis pengaruh penggunaan media tanam cocopeat dan pupuk organik vermikompos terhadap pertumbuhan bibit tanaman kakao. Metode. Penelitian ini menggunakan rancangan Faktorial Dua Faktor berdasarkan Rancangan Acak Kelompok. Faktor pertama yaitu cocopeat terdiri dari 3 taraf yaitu kontrol , 150 g/polybag, dan 300 g/polybag. Faktor kedua yaitu vermikompos terdiri 4 taraf yaitu kontrol, 100 g/polybag, 200 g/polybag, dan 300 g/polybag. Hasil. Interaksi perlakuan media tanam cocopeat dan pupuk organik vermikompos memberikan hasil terbaik terhadap parameter panjang akar (73,27 cm), berat segar akar (13,41 g), berat kering akar (9,28 g), berat segar tajuk (60,74 g) dan berat kering tajuk (19,47 g). Perlakuan vermikompos memberikan hasil terbaik terhadap parameter tinggi tanaman (34,62 cm), diameter batang (5,56 mm), jumlah daun (17,44 helai), luas bukaan stomata (190,23 μm2), kerapatan stomata (792,64 stomata/mm2), klorofil a (269, 46 μmol.m-2), klorofil b (111, 35 μmol.m-2) dan klorofil total (708,11 μmol.m-2). Perlakuan cocopeat tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Kesimpulan. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa Interaksi dosis media tanam cocopeat dan pupuk organik vermikompos memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan bibit tanaman kakao pada perlakuan cocopeat sebanyak 300 g/polybag dan vermikompos sebanyak 300 g/polybag. Vermikompos dosis 300 g/polybag menunjukkan hasil terbaik terhadap pertumbuhan bibit tanaman kakao. Tidak terdapat dosis dari media tanam cocopeat yang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan tanaman kakao.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kakao, cocopeat, vermikompos |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 01:03 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 01:03 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53991 |
