ANALISIS KESESUAIAN LAHAN TANAMAN BAWANG MERAH DI KECAMATAN ULU ERE, KABUPATEN BANTAENG = Land Suitability Analysis of Red Onion Crops in Ulu Ere District, Bantaeng Regency.


ABRAR, ANDI HIKMAL (2025) ANALISIS KESESUAIAN LAHAN TANAMAN BAWANG MERAH DI KECAMATAN ULU ERE, KABUPATEN BANTAENG = Land Suitability Analysis of Red Onion Crops in Ulu Ere District, Bantaeng Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
G011201038-yXpf4orHaDvumPWj-20260112194312.png

Download (149kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
G011201038-1-2.pdf

Download (616kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
G011201038-dp.pdf

Download (167kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
G011201038-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 31 October 2027.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Kabupaten Bantaeng merupakan salah satu daerah penghasil bawang merah terbesar di Sulawesi Selatan setelah Kabupaten Enrekang. Namun, produksi bawang merah di wilayah ini menunjukkan fluktuasi selama lima tahun terakhir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan bagi tanaman bawang merah di Kecamatan Uluere. Metode: Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif yang meliputi survei lapangan, pengambilan sampel tanah, dan analisis laboratorium terhadap parameter pH, C-organik, kapasitas tukar kation (KTK), kejenuhan basa (KB), dan tekstur tanah. Penentuan kelas kesesuaian lahan dilakukan menggunakan pendekatan parametrik Rabia. Hasil: Indeks kesesuaian iklim untuk pengembangan tanaman bawang merah di daerah penelitian terbagi ke dalam dua periode tumbuh, yaitu Februari–Mei dan Juni–September. Kelas kesesuaian iklim pada kedua periode tersebut berada pada kelas sesuai marginal (S3). Analisis kesesuaian lahan aktual juga menunjukkan bahwa seluruh profil pengamatan berada pada kelas S3 dengan faktor pembatas utama berupa curah hujan, topografi, dan pH tanah. Kesimpulan: Pengembangan tanaman bawang merah di Kecamatan Uluere memiliki dua periode tumbuh dengan kelas kesesuaian iklim dan lahan sesuai marginal (S3), dengan faktor pembatas utama adalah iklim, topografi, dan pH tanah. Upaya peningkatan produksi dapat dilakukan melalui pengapuran, pembuatan teras, serta penerapan teknologi rumah kaca.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Climate, growing season, Rabia, shallots.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 25 Feb 2026 00:56
Last Modified: 25 Feb 2026 00:56
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53987

Actions (login required)

View Item
View Item