ANALISIS POTENSI, KELAYAKAN, DAN STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA CAMP MONCONG SIPOLONG RAMAH DESA BISSOLORO KAB. GOWA = ANALYSIS OF POTENTIAL, FEASIBILITY, AND DEVELOPMENT STRATEGIES FOR MONCONG SIPOLONG RAMAH CAMP TOURISM IN BISSOLORO VILLAGE, GOWA REGENCY


KASIM, ST. NURFADILLAH (2026) ANALISIS POTENSI, KELAYAKAN, DAN STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA CAMP MONCONG SIPOLONG RAMAH DESA BISSOLORO KAB. GOWA = ANALYSIS OF POTENTIAL, FEASIBILITY, AND DEVELOPMENT STRATEGIES FOR MONCONG SIPOLONG RAMAH CAMP TOURISM IN BISSOLORO VILLAGE, GOWA REGENCY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
M012232016-hn40vfR3rcGHug2x-20260121145923.jpeg

Download (166kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
M012232016-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
M012232016-dp.pdf

Download (157kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
M012232016-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 January 2028.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

ST NURFADILLAH KASIM. Analisis Potensi, Kelayakan, dan Strategi Pengembangan Wisata Camp Moncong Sipolong Ramah Desa Bissoloro Kab. Gowa (dibimbing oleh Amran Achmad dan Asrianny) Latar Belakang. Indonesia memiliki kekayaan alam yang beragam dan memikat, menjadi pendorong utama sektor pariwisata nasional dengan tren global ekowisata yang meningkat signifikan. Pariwisata berkontribusi pada pembangunan ekonomi wilayah melalui penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan masyarakat lokal, namun memerlukan pengelolaan lestari untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi flora dan fauna, menganalisis kelayakan wisata melalui Pedoman Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA), dan merumuskan strategi pengembangan Wisata Perkemahan Moncong Sipolong Ramah dalam pengembangan wisata. Metode. Penelitian dibagi tiga tahap, yakni: 1) analisis flora dilakukan dengan menggunakan 5 plot sampel, dan fauna menggunakan metode walk-transect pada 2 jalur untuk mengukur keanekaragaman, kemerataan, dan kekayaan spesies; 2) analisis kelayakan dilakukan berdasarkan pedoman ODTWA dari Dirjen PHKA (2003) untuk menilai potensi pariwisata; dan 3) persepsi dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner. Semua data tersebut digunakan untuk mengembangkan strategi pengembangan pariwisata Perkemahan Moncong Sipolong Ramah ke depan melalui pendekatan SWOT. Hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 79 individu dari 3 jenis flora dengan dominasi Pinus merkusii dengan nilai INP 279,91%, serta 8 jenis fauna termasuk Macaca maura yang berstatus dilindungi, dan indeks keanekaragaman fauna tergolong sedang; skor indeks kelayakan yang mencapai 83,52% menempatkan kawasan ini pada kategori tinggi yang menunjukkan sangat potensial untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata alam yang berkelanjutan; dan analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi pengembangan berada di Kuadran I (Pertumbuhan), artinya Wisata Perkemahan Moncong Sipolong Ramah memiliki kekuatan dan peluang yang dapat dioptimalkan melalui strategi pertumbuhan atau integrasi yang intensif. Kesimpulan. Dengan penerapan strategi SO yang menggabungkan pengelolaan kelemahan dan ancaman secara bersamaan, wisata Perkemahan Moncong Sipolong Ramah memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan di Bissoloro yang dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat, serta memiliki daya saing di tingkat regional dan nasional

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Flora, Fauna, Kelayakan, Wisata Alam, Wisata Perkemahan Moncong Sipolong Ramah
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 24 Feb 2026 05:57
Last Modified: 24 Feb 2026 05:57
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53970

Actions (login required)

View Item
View Item