JANNAH, RAODATUL (2025) Perancangan Lanskap Kebun “Tanami” sebagai Destinasi Wisata Edukasi Pertanian Masyarakat Kota = Landscape Design of the "Tanami" Garden as an Agricultural Educational Tourism Destination for Urban Community. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G011211162-5wEZAWDukf9JQyNO-20260121003348.jpg
Download (370kB) | Preview
G011211162-1-2.pdf
Download (322kB)
G011211162-dp.pdf
Download (142kB)
G011211162-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 December 2027.
Download (6MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Pertumbuhan penduduk perkotaan yang pesat memicu permasalahan lingkungan dan ketahanan pangan. Konsep wisata edukasi pertanian menawarkan solusi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pertanian berkelanjutan sambil menyediakan pengalaman rekreasi yang edukatif. Kebun "Tanami" di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, seluas 2 ha, memiliki potensi strategis untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata edukasi pertanian yang menarik minat masyarakat kota, khususnya generasi muda, terhadap praktik pertanian terpadu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang lanskap Kebun "Tanami" sebagai destinasi wisata edukasi pertanian yang edukatif dan fungsional bagi masyarakat kota melalui pendekatan desain lanskap yang berkelanjutan dan inovatif. Metode: Metode Gold (1980) digunakan dalam perencanaan dan perancangan tapak, meliputi persiapan, inventarisasi, analisis, sintesis, perencanaan, dan perancangan. Data primer dikumpulkan melalui survei lapangan, wawancara pengelola, dan kuesioner 30 responden. Data sekunder diperoleh dari studi pustaka. Hasil: Inventarisasi menunjukkan potensi lokasi strategis "Tanami" namun dengan kendala sirkulasi, drainase, vegetasi, dan fasilitas yang kurang optimal. Survei pengunjung mengindikasikan ketertarikan tinggi terhadap konsep edukasi pertanian dan harapan akan penambahan fasilitas seperti gazebo, greenhouse, toilet, pusat informasi, serta pengembangan tanaman hortikultura dan produktif. Berdasarkan temuan ini, konsep perancangan dikembangkan untuk menciptakan kawasan pertanian yang edukatif, fungsional, dan estetik. Konsep ini mencakup zonasi ruang (penerimaan, privat, publik, produksi), sistem sirkulasi, penataan tata hijau (tanaman fungsi peneduh, fungsi pembatas, fungsi pengarah, fungsi produksi, fungsi estetika, fungsi penutup tanah fungsi pengendali hama, dan fungsi pengharum udara), serta penambahan fasilitas dan utilitas yang mendukung berbagai aktivitas seperti budidaya, peternakan, rekreasi, dan jual-beli produk pertanian. Kesimpulan: "Tanami" berpotensi besar menjadi kawasan edukasi pertanian perkotaan yang diminati. Perancangan lanskap yang diusulkan, dengan penambahan material keras (gerbang, tempat parkir, greenhouse, kandang kambing, area silase dan kompos, Tanami Mart, coffee shop, gazebo, office, toilet, dan utilitas pendukung) dan penataan material lunak (tanaman fungsi peneduh, tanaman fungsi pembatas, tanaman fungsi pengarah, tanaman fungsi produksi, tanaman fungsi estetika, tanaman fungsi penutup tanah, tanaman fungsi pengendali hama, dan tanaman fungsi pengharum udara), untuk menciptakan lingkungan yang mendidik, produktif, fungsional, dan estetis. Total anggaran biaya yang direncanakan untuk proyek ini adalah Rp. 411.000.000.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Edukasi Pertanian, Tanami, Masyarakat Kota |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 06:48 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 06:48 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53960 |
