Tingkat Preferensi dan Karakteristik Kimia Sambal Ikan Tuna (Thunnus sp.) yang Disterilisasi dalam Kemasan Retort Pouch Berdasarkan Konsentrasi Cabai Rawit dan Waktu Sterilisasi Berbeda = The Preference Level and Chemical Characteristics of Tuna Sambal (Thunnus sp.) Sterilized in Retort Pouch Packaging Based on Cayenne Pepper Concentration and Different Sterilization Times


RINI, ALMIRA PUSPA (2025) Tingkat Preferensi dan Karakteristik Kimia Sambal Ikan Tuna (Thunnus sp.) yang Disterilisasi dalam Kemasan Retort Pouch Berdasarkan Konsentrasi Cabai Rawit dan Waktu Sterilisasi Berbeda = The Preference Level and Chemical Characteristics of Tuna Sambal (Thunnus sp.) Sterilized in Retort Pouch Packaging Based on Cayenne Pepper Concentration and Different Sterilization Times. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L061211033-Cover.jpg

Download (397kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
L061211033-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (333kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L061211033-dp(FILEminimizer).pdf

Download (107kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L061211033-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 31 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Ikan tuna (Thunnus sp.) merupakan sumber pangan yang sangat digemari diseluruh dunia karena kandungan gizi yang tinggi. Sambal ikan tuna retort pouch merupakan salah satu inovasi dengan mencampurkan sambal yaitu makanan pelengkap, dengan ikan tuna, salah satu hasil laut yang bergizi. Tujuan. Penelitian bertujuan untuk menentukan pengaruh konsentrasi cabai rawit dan waktu sterilisasi terhadap tingkat preferensi konsumen sambal ikan tuna dalam kemasan retort pouch dan untuk menentukan karakteristik kimia sambal ikan tuna berdasarkan tingkat preferensi konsumen terbaik. Metode. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor yaitu konsentrasi cabai rawit (A) A1:100g, A2:150g dan A3:200g dan waktu sterilisasi (B) B1:10 menit, B2:15 menit dan B3:20 menit dan B0: 0 menit (tanpa sterilisasi). Uji preferensi menggunakan 30 orang panelis untuk menentukan perlakuan terbaik. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Perlakuan terbaik diuji kadar air, kadar abu, protein, lemak dan histamin. Hasil. Hasil menunjukkan bahwa A2B2 (konsentrasi cabai rawit 150g dan waktu sterilisasi 15 menit) memberikan tingkat preferensi terbaik pada parameter kenampakan, tekstur, aroma, dan rasa dengan kriteria “sangat suka”. Perlakuan A2B2 mengandung air sebesar 47,45%, abu sebesar 3,19%, protein sebesar 7,67%, lemak sebesar 18,62% serta histamin sebesar 3,80 mg/kg. Kesimpulan. Konsentrasi cabai rawit 150g dan sterilisasi 15 menit (A2B2) merupakan perlakuan terbaik dan paling disukai, ditunjukkan dengan nilai rata-rata preferensi diatas 80% menghasilkan produk sambal ikan tuna yang aman, serta memenuhi SNI 9106:(2022).

Kata kunci: sambal, ikan tuna, cabai rawit, sterilisasi dan karakteristik kimia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Sambal, tuna fish, cayenne pepper, sterilization, and chemical characteristics.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 24 Feb 2026 06:07
Last Modified: 24 Feb 2026 06:07
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53959

Actions (login required)

View Item
View Item