Diskursus Implementasi Climate-Smart Agriculture dalam Program Land4Lives di Desa Massila Kabupaten Bone = Discourse on the Implementation of Climate-Smart Agriculture in the Land4Lives Program in Massila Village, Bone Regency


PAHLEVI, MUH. REZA SHAH (2026) Diskursus Implementasi Climate-Smart Agriculture dalam Program Land4Lives di Desa Massila Kabupaten Bone = Discourse on the Implementation of Climate-Smart Agriculture in the Land4Lives Program in Massila Village, Bone Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
M011211231-kVbOSqWAjaNmFrtu-20260114160336.jpeg

Download (145kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
M011211231-1-2.pdf

Download (195kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
M011211231-dp.pdf

Download (133kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
M011211231-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 January 2028.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Program Land4Lives yang diimplementasikan oleh CIFOR–ICRAF di Desa Massila memperkenalkan pendekatan Climate-Smart Agriculture (CSA) sebagai upaya merespons penurunan kualitas lahan pertanian, tingginya ketergantungan masyarakat pada sistem monokultur jagung, serta meningkatnya ketidakpastian iklim yang berdampak pada pola tanam dan produktivitas pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi CSA serta diskursus yang berkembang antara masyarakat, ICRAF, dan pemerintah desa, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan penerapannya dalam konteks sosial, ekonomi, dan lingkungan setempat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen, yang dianalisis menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis Fairclough. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memaknai CSA sebagai praktik bertani yang lebih aman dan bermanfaat secara langsung, terutama melalui penerapan pupuk organik, kebun dapur, dan sistem agroforestri berbasis kakao, yang dalam praktiknya telah mulai menunjukkan hasil nyata, ditandai dengan kebun kakao milik salah satu anggota kelompok binaan ICRAF yang telah berbuah dan berkembang menjadi lokasi kunjungan bagi petani dari desa lain. ICRAF memandang CSA sebagai proses perubahan bertahap menuju sistem pertanian yang lebih beragam dan berkelanjutan melalui pendampingan, pelatihan, dan penyediaan sarana produksi, sementara pemerintah desa melihat CSA sebagai kegiatan yang sejalan dengan arah pembangunan desa dan penguatan kelembagaan petani. Implementasi CSA didukung oleh partisipasi aktif masyarakat serta pendampingan lapangan yang intensif, namun masih menghadapi hambatan berupa praktik monokultur, tebang bakar, keterbatasan infrastruktur air, dan orientasi ekonomi jangka pendek. Penelitian ini menunjukkan bahwa CSA di Desa Massila merupakan hasil negosiasi antara pengetahuan yang diperkenalkan oleh program dan realitas kehidupan masyarakat, sehingga keberlanjutannya sangat bergantung pada kemampuan program diterjemahkan ke dalam praktik yang sesuai dengan kondisi lokal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Climate-Smart Agriculture, Land4Lives, Diskursus, Pertanian Desa, Analisis Wacana Kritis
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 24 Feb 2026 05:22
Last Modified: 24 Feb 2026 05:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53952

Actions (login required)

View Item
View Item