ENI, ENI (2026) Potensi Pemanfaatan Layanan Ekosistem pada Penggunaan Lahan di Desa Tamalea, Kec. Bonehau, Kab. Mamuju, Sulawesi Barat = Potential Utilization of Ecosystem Services in Land Use in Tamalea Village, Bonehau Subdistrict, Mamuju Regency, West Sulawesi. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
M011211160-4r7J1ltbSv0EHDKO-20260120192022.jpg
Download (191kB) | Preview
M011211160-1-2.pdf
Download (237kB)
M011211160-dp.pdf
Download (148kB)
M011211160-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 January 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Sebagai negara dengan tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, Indonesia memiliki beragam ekosistem yang menyediakan layanan ekosistem krusial untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Layanan ekosistem merujuk pada berbagai manfaat yang diperoleh manusia dari proses fungsi ekosistem, meliputi layanan penyediaan, layanan pengaturan, layanan pendukung, serta layanan budaya. Pemanfatan layanan ekosistem pada penggunaan lahan menghadapi tantangan seperti perubahan tutupan lahan akibat aktivitas manusia yang tidak terkontrol. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi layanan ekosistem dan menganalisa penggunaan lahan saat ini berkontribusi terhadap layanan ekosistem. Metode. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tamalea, Kecamatan Bonehau. Kabupaten Mamuju. Analisis data menggunakan mixed methods dimana data kualitatif dengan metode deskriptis dan data kualitatif dengan analisis ArcGis. Teknik pengambilan data dengan wawancara, Focus Group Discussion, dan Transect Walk. Hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat ketergantungan masyarakat terhadap ketersediaan layanan ekosistem di Desa Tamalea. Keberadaan hutan dan sungai memudahkan masyarakat memanfaatkan layanan ekosistem, meskipun aktivitas pertambangan oleh PT. Bonehau Prima Coal merepresentasikan trade-off kritis antara layanan ekosistem. Kesimpulan. Layanan penyediaan mendominasi ketergantungan masyarakat Desa Tamalea dibandingkan layanan pengaturan, pendukung, dan budaya, terlihat dari prioritas tanaman komersial, subsisten, serta kayu bakar yang mendukung ketahanan sosial-ekonomi melalui aktivitas pertanian. Peta lahan Desa Tamalea menunjukkan konflik konservasi-eksploitasi: Hutan Produksi barat menyokong layanan pengaturan (hidrologi, karbon), tetapi terancam ekspansi konsesi pertambangan yang memicu degradasi dan fragmentasi ekologis.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Layanan Penyediaan, Layanan Pengaturan, Layanan Pendukung, Layanan Budaya, dan Penggunaan Lahan. |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 05:18 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 05:18 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53951 |
