Analisis Keanekaragaman Serangga Permukaan Tanah Pada Tegakan Mahoni, Kemiri dan Pinus di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan = Analysis of Ground Surface Insect Diversity in Stands of Mahogany, Candlenut, and Pine in Cenrana District, Maros Regency, South Sulawesi


MAHARANI, ZAHRA AURIELIA (2025) Analisis Keanekaragaman Serangga Permukaan Tanah Pada Tegakan Mahoni, Kemiri dan Pinus di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan = Analysis of Ground Surface Insect Diversity in Stands of Mahogany, Candlenut, and Pine in Cenrana District, Maros Regency, South Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
M011211011-shkFun5KzdMXSVpy-20251223153929.jpg

Download (424kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
M011211011-1-2.pdf

Download (355kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
M011211011-dp.pdf

Download (25kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
M011211011-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 December 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Serangga permukaan tanah memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, terutama dalam proses dekomposisi bahan organik dan peningkatan kesuburan tanah. Keanekaragaman serangga tanah dapat dijadikan indikator kestabilan ekosistem hutan, sehingga tingginya keanekaragaman menunjukkan kondisi lingkungan yang seimbang. Tujuan. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan keanekaragaman serangga permukaan tanah pada tiga tipe tegakan pohon, yaitu mahoni (Swietenia macrophylla), kemiri (Aleurites moluccana), dan pinus (Pinus merkusii) di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Metode. pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling menggunakan dua teknik, yaitu perangkap jebakan (pitfall trap) dan penangkapan langsung (hand collection). Identifikasi serangga dilakukan di Laboratorium Perlindungan dan Serangga Hutan dengan bantuan mikroskop stereo dan kunci determinasi serangga. Analisis data meliputi perhitungan indeks keanekaragaman Shannon-Wienner (H’), indeks kekayaan jenis Margalef (Dmg), indeks kemerataan Pielou (E), dan indeks dominansi Simpson (D). Hasil. penelitian menunjukkan bahwa pada tegakan pinus ditemukan 1.643 individu dari 20 spesies (H’ = 1,28; kategori rendah), pada tegakan mahoni ditemukan 1.275 individu dari 16 spesies (H’ = 1,51; kategori sedang), dan pada tegakan kemiri ditemukan 1.068 individu dari 17 spesies (H’ = 2,33; kategori sedang). Jenis yang paling dominan pada ketiga tegakan berasal dari ordo Hymenoptera, dengan spesies dominan Iridomyrmex anceps, Anoplolepis gracilipes, dan Odontoponera denticulata. Kesimpulan. Keanekaragaman serangga permukaan tanah tertinggi ditemukan pada tegakan kemiri. Nilai indeks kekayaan jenis pada ketiga tegakan termasuk kategori rendah, sedangkan indeks kemerataan menunjukkan kondisi komunitas yang relatif stabil

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Serangga tanah; Keanekaragaman; Mahoni; Kemiri; dan Pinus.
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 24 Feb 2026 05:12
Last Modified: 24 Feb 2026 05:12
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53945

Actions (login required)

View Item
View Item