FALIZAH, ADE SUCI (2025) Distribusi Spasial Jenis Udang Pada Musim Barat Di Perairan Pantai Teluk Bone Yang Tertangkap Sero = Spatial Distribution of Shrimp Species in the West Season in the Coastal Waters of Bone Gulf Caught in Sero. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L051211045-Cover.jpg
Download (294kB) | Preview
L051211045-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (321kB)
L051211045-dp(FILEminimizer).pdf
Download (197kB)
L051211045-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 18 February 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Udang merupakan salah satu komoditas penting di sektor perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi serta berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Informasi mengenai distribusi spasial udang sangat diperlukan untuk mendukung upaya pengelolaan perikanan berkelanjutan. Tujuan. Penelitian ini untuk menganalisis distribusi spasial jenis udang yang tertangkap pada alat tangkap sero selama musim barat di perairan pantai Teluk Bone, Sulawesi Selatan. Metode. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksploratif dengan teknik purposive sampling, sedangkan pengambilan sampel udang dilakukan secara acak pada tujuh stasiun pengamatan dengan total 148 trip penangkapan. Data yang dikumpulkan meliputi jenis, jumlah, dan struktur ukuran udang yang diambil setiap hari, sedangkan parameter oseanografi seperti suhu, salinitas, pH, kecerahan, arus, dan kedalaman diukur seminggu sekali selama dua bulan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tujuh spesies udang, dengan Penaeus merguiensis sebagai spesies dominan (58,96%), diikuti Miyako nepa (20,71%) dan Penaeus monodon (10,21%). Variasi ukuran menunjukkan adanya perbedaan karakteristik pertumbuhan antarspesies, di mana Penaeus monodon memiliki ukuran terbesar (18–29 cm), sedangkan Acetes indicus terkecil (2,9–3,9 cm). Analisis PCA mengidentifikasi bahwa faktor lingkungan yang paling berpengaruh terhadap distribusi udang adalah kecepatan arus, kedalaman, suhu, dan habitat. Kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa distribusi spasial udang di Teluk Bone selama musim barat didominasi oleh Penaeus merguiensis, dengan variasi ukuran antarspesies. Faktor lingkungan utama yang memengaruhi distribusi adalah arus, kedalaman, dan suhu, sedangkan pH, kecerahan, dan salinitas hanya menjadi penciri antarstasiun.
Keyword : Spatial distribution, shrimp, west monsoon, sero, oceanography, Bone Gulf.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Spatial distribution, shrimp, west monsoon, sero, oceanography, Bone Gulf. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 05:39 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 05:39 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53940 |
