ANALISIS TEKNO-EKONOMI METODE CO-FIRING PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP PT SEMEN TONASA = Techno-Economic Analysis of Co-firing Method at PT Semen Tonasa Steam Power Plant


SHAMAD, A.M AKMAL ABDUS (2024) ANALISIS TEKNO-EKONOMI METODE CO-FIRING PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP PT SEMEN TONASA = Techno-Economic Analysis of Co-firing Method at PT Semen Tonasa Steam Power Plant. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
D032201003-TESIS-COVER.jpg

Download (228kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
D032201003-TESIS-BAB 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
D032201003-TESIS-DAPUS.pdf

Download (118kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
D032201003-TESIS-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 December 2026.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Pembangkit listrik dengan bahan bakar fosil mendominasi produksi energi di Indonesia. Bahan bakar fosil ini memasok 87,7% energi nasional pada tahun 2022. Pemanfaatan batubara minyak bumi dan gas alam menyumbang emisi CO2 yang palinng besar. Saat ini, bioenergi dinilai sebagai sumber daya yang menghasilkan karbon yang lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar fosil. Kebijakan energi di seluruh dunia mensyaratkan upaya penggunaan teknologi rendah karbon. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan metode co-firing biomassa dengan memanfaatkan sawdust dan sekam padi sebagai tambahan bahan bakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pembangkit listrik PT Semen Tonasa, pengaruh co-firing batubara terhadap pencapaian efisiensi bahan bakar dan emisi CO2 pada PLTU Semen Tonasa Unit C serta dampak co-firing batubara dan biomassa terhadap pencapaian efisiensi biaya pada PLTU Semen Tonasa Unit C. Penelitian ini berlokasi di PT Semen Tonasa, Pangkep dengan metode analisis teknis dan analisis emisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja pembangkit listrik PT Semen Tonasa selama satu tahun dengan penggunaan batubara menghasilkan nilai NPHR antara 6.181 kCal/kWh dan 8.099 kCal/kWh. Penggunaan metode co-firing menyebabkan terjadinya perubahan kinerja pembangkit listrik. Nilai NPHR menurun sebesar 0,84% hingga 11,22 % dengan penambahan biomassa antara 5% hingga 25%. Hasil ini mengindikasikan bahwa kinerja pembangkit listrik lebih baik dengan menggunakan metode co-firing. Selanjutnya, Tingkat emisi CO2 pada pengunaan co-firing menunjukkan angka yang lebih rendah dibanding coal firing. Nilai FECO2 pada metode co-firing sebesar 1,045 ton/MWh sedangkan metode coal firing menghaslkan nilai antara 0,828 ton/MWh hingga 0,898 ton/Mwh. Dengan demikian penggunaan metode co-firing berdampak terhadap penurunan efisiensi emisi CO2 serta untuk analisis penggunaan biaya bahan bakar pada co-firing meningkat sebesar 7,7% hingga 29,8%. hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan co-fring menyebabkan peningkatan biaya bahan bakar.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Pembangkit Listrik Tenaga Uap, co-firing, Emisi, Biaya, Cycle Tempo
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Elektro
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 24 Feb 2026 05:14
Last Modified: 24 Feb 2026 05:14
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53935

Actions (login required)

View Item
View Item