SAFAR, ANRIANI (2024) PENGARUH MORFOLOGI KAWASAN PERMUKIMAN TERHADAP PERUBAHAN KONSEP BERMUKIM MASYARAKAT ADAT SENTANI BERDASARKAN BUDAYA KHANI HE KLA HE = HE INFLUENCE OF RESIDENTIAL AREA MORPHOLOGY ON CHANGES IN THE CONCEPT OF RESIDENCE OF THE SENTANI TRADITIONAL COMMUNITY BASED ON KHANI HE KLA HE CULTURE. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
D023191001-DISERTASI-COVER.jpg
Download (401kB) | Preview
D023191001-DISERTASI-BAB 1-2.pdf
Download (2MB)
D023191001-DISERTASI-DAPUS.pdf
Download (254kB)
D023191001-DISERTASI-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 November 2026.
Download (8MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK ANRIANI SAFAR, Pengaruh Morfologi Kawasan Permukiman Terhadap Perubahan Konsep Bermukim Masyarakat Adat Sentani Berdasarkan Budaya khani he kla he (dibimbing oleh Idawarni J. Asmal, Edward Syarif dan Mufti Radja) Latar belakang. Lokasi penelitian berada di distrik Sentani kabupaten Jayapura Provinsi Papua memiliki nilai-nilai budaya pada masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai pedoman dalam berperilaku tetapi juga sebagai identitas yang membedakan kelompok masyarakat satu dengan lainnya. Salah satunya adalah budaya bermukim yang memiliki konsep dan karakterakteristik tersendiri. Konsep bermukim ini berdasarkan budaya masyarakat setempat yang telah ada dari zaman dahulu. Namun seiring dengan berjalannya waktu, budaya ini kemudian terkikis dan pada akhirnya akan hilang. Morfologi yang terbentuk karena dipengaruhi oleh aspek fisik dan non fisik yang memberikan konstribusi terhadap terbentuknya pola ruang. Budaya bermukim masyarakat asli tersebut berdasarkan konsep khani he kla he. Konsep ini merupakan kearifan lokal berupa pengaturan pola ruang bermukim berdasarkan pembagian kawasan. Zonasi dalam budaya ini terdiri dari hutan sebagai kawasan sakral, lokasi berburu, tempat mencari makan berupa dusun sagu dan kebun, serta permukiman. Fenomena yang terjadi bahwa perkembangan kota menyebabkan nilai-nilai budaya tersebut telah bergeser. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengkaji perubahan morfologi serta pengaruhnya terhadap perubahan konsep bermukim berdasarkan budaya khani he kla he. Metode. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang didukung kuantitatif berdasarkan perubahan morfologi dari beberapa periode. Teknik analisis. Analisis kualitatif digunakan untuk menjelaskan perubahan morfologi, sedangkan analisis kuantitatif untuk menjelaskan integrasi morfologi kawasan masyarakat adat. Sedangkan analisis kuantitatif menggunakan metode space syntax dengan menghitung integrasi ruang. Hasil. Penelitian menemukan bahwa perubahan morfologi di kota Sentani dipengaruhi oleh faktor fisik dan non fisik, salah satunya adalah konsep budaya. Pada awalnya morfologi kawasan Sentani dipengaruhi oleh aspek budaya khani he kla he. Kemudian selanjutnya terjadi perubahan dimana morfologi yang mempengaruhi konsep budaya khani he kla he. Morfologi ruang saat ini menunjukan nilai integrasi yang terbaik. Nilai integrasi ruang menjelaskan bahwa morfologi yang dipengaruhi konsep budaya khani he kla he membentuk ruang yang tidak terintegrasi. Sedangkan ruang yang tidak dipengaruhi konsep budaya khani he kla he membentuk konfigurasi ruang yang terintegrasi. Untuk menerapkan kembali konsep budaya khani he kla he maka kawasan berburu dikembalikan agar ruang-ruang dapat terintegrasi.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | integrasi, khani he kla he, morfologi, permukiman, Sentani |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Arsitektur |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 03:57 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 03:57 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53926 |
