Pengaruh Fase Bulan terhadap Hasil Tangkapan: Studi Kasus Bagan Perahu yang Beroperasi di Perairan Kabupaten Polewali Mandar = The Influence of Lunar Phases on Catch Yields: A Case Study of Lift-Net Boats Operating in the Waters of Polewali Mandar Regency


MASRIJAYA, MASRIJAYA (2025) Pengaruh Fase Bulan terhadap Hasil Tangkapan: Studi Kasus Bagan Perahu yang Beroperasi di Perairan Kabupaten Polewali Mandar = The Influence of Lunar Phases on Catch Yields: A Case Study of Lift-Net Boats Operating in the Waters of Polewali Mandar Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L051201067-Cover.jpg

Download (512kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
L051201067-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (303kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L051201067-dp(FILEminimizer).pdf

Download (136kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L051201067-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 12 August 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Pemahaman terhadap keterkaitan fase bulan dan jumlah hasil tangkapan memungkinkan nelayan menentukan waktu paling optimal untuk melaut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hubungan antara fase bulan dengan hasil tangkapan pada bagan perahu yang beroperasi di perairan Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kasus. Data yang dikumpulkan yaitu berat hasil tangkapan berdasarkan jenis ikan dan dikelompokkan berdasarkan 4 fase bulan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas (homogenitas) dan uji statistik non-parametrik Kruskal Wallis. Hasil tangkapan selama 47 trip operasi penangkapan meliputi 19 spesies ikan yaitu teri (Stolephorus sp.), tembang (Sardinella fimbriata), layang (Decapterus sp.), kembung lelaki (Rastrelliger kanagurta), kembung perempuan (Rastrelliger branchysoma), peperek (Leiognathus sp.), layur (Trichiurus lepturus), pisang-pisang merah (Dipterygonotus balteatus), barakuda (Sphyreana baraccuda), kuwe (Carangoides armatus), cumi-cumi (Loligo sp.), semar (Mene marculate), tenggiri (Scomberomorus sp.), kakap merah (Lutjanus malabaricus), japuh (Dussumieria acuta), sunglir (Elagatis bipinnulata), tongkol (Euthynnus affinis), selar (Atule mate), dan cendro (Tylosusrus crocodilus), dengan total jumlah bobot hasil tangkapan 17904,9 kg. Ikan teri (Stolephorus sp.) menonjol sebagai spesies yang paling banyak tertangkap, sebanyak 6.400 kg (35,74%), sedangkan jumlah tangkapan terendah adalah ikan cendro (Tylosusrus crocodilus), sebanyak 1,8 kg (0,01%). Berdasarkan data yang diperoleh, ikan teri (78,72%) menunjukkan frekuensi kemunculan tertinggi pada setiap fase bulan yang diamati, sedangkan ikan kakap merah dan ikan cendro (2,13%) menunjukkan frekuensi kemunculan paling rendah. Hasil uji Kruskal-Wallis disimpulkan bahwa fase bulan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap jumlah hasil tangkapan ikan selama 47 trip penangkapan.

Keyword : Fase bulan, Hasil Tangkapan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Lunar phases, Catch yields.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 24 Feb 2026 03:50
Last Modified: 24 Feb 2026 03:50
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53921

Actions (login required)

View Item
View Item