ARAS, FEBRY ANDINI SYAPUTRI (2025) Pertumbuhan dan produksi tiga varietas labu madu pada berbagai dosis pupuk KNO3 = Growth and production of three varieties of butternut squash at various doses of KNO3. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G011211068-gcvhNje8S9KCHUdF-20260108101630.jpeg
Download (49kB) | Preview
G011211068-1-2.pdf
Download (191kB)
G011211068-dp.pdf
Download (189kB)
G011211068-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 November 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
FEBRY ANDINI SYAPUTRI ARAS. “Pertumbuhan dan produksi tiga varietas labu madu pada berbagai dosis pupuk KNO3 (dibimbing oleh Nurlina Kasim dan Novaty Eny Dungga) Latar Belakang. Labu madu merupakan komoditas hortikultura bernutrisi tinggi dan potensial secara ekonomi, dan banyak diminati pasar dalam negeri maupun ekspor, namun produktifitas rendah akibat kekurangan unsur hara sehingga penting dilakukan penelitian mengenai pengaruh pupuk KNO₃ terhadap pertumbuhan dan produktivitas varietasnya. Tujuan. Untuk mempelajari pengaruh dosis pupuk KNO3 terhadap pertumbuhan dan produksi tiga varietas labu madu. Metode. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan exfarm, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin. Penelitian ini berlangsung pada bulan Januari – April 2025. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk rancangan petak terpisah dengan varietas labu madu sebagai petak utama dan dosis pupuk KNO3 sebagai anak petak. Hasil. Hasil menunjukkan bahwa Varietas Labu Madu F1 menghasilkan kadar kemanisan (total padatan terlarut) tertinggi yaitu 9,11% brix, menunjukkan respons genetik yang lebih baik terhadap pemupukan. Dosis pupuk KNO₃ 8 g/tanaman memberikan hasil terbaik pada berbagai parameter, termasuk parameter umur berbunga yang menunjukkan umur berbunga tercepat yaitu 47,44 hari, umur panen tercepat yaitu 89,44 hari, kemudian berpengaruh juga pada diameter buah, dan total padatan terlarut. Adapun pada dosis pupuk KNO3 6 g/tanaman menunjukkan hasil terbaik pada parameter bobot per buah (0,65 kg), bobot buah per petak (4,10 kg) dan menghasilkan produksi tertinggi yaitu, 22,75 ton.ha-1. Sehingga dosis 6 g/tanaman dan 8 g/tanaman merupakan dosis optimal untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi labu madu. Kesimpulan. Dosis pupuk KNO₃ 6 g/tanaman dan 8 g/tanaman merupakan dosis terbaik yang mampu meningkatkan produksi labu madu.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Labu madu,varietas, pupuk KNO3 , pertumbuhan, produksi |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 01:08 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 01:08 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53866 |
