FAUZIAH, ATIKAH (2026) Peran dan Unsur Modal Sosial dalam Meningkatkan Keterampilan dan Pengetahuan Kelompok Wanita Tani dalam Budidaya Tanaman Hidroponik (Studi Kasus: KWT Dewi Sari Zurich di Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar) = The Roles and Elements of Social Capital in Enhancing the Skills and Knowledge of Women Farmer Groups in Hydroponic Cultivation (A Case Studi of KWT Dewi Sari Zurich in Tamalanrea District, Makassar City). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G021211058-qOpr8ko4cHZyvdiV-20260120141931.jpg
Download (400kB) | Preview
G021211058-1-2.pdf
Download (274kB)
G021211058-dp.pdf
Download (411kB)
G021211058-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 January 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
KWT Dewi Sari Zurich di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar merupakan salah satu kelompok tani perempuan yang aktif mengembangkan budidaya tanaman hidroponik sebagai bentuk pertanian perkotaan. Keberhasilan kelompok ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor teknis, tetapi juga oleh kekuatan modal sosial yang mencakup kepercayaan, jaringan sosial, partisipasi, dan norma kolektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan unsur modal sosial, peran modal sosial dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan anggota, serta faktor pendukung dan penghambatnya dalam kegiatan budidaya tanaman hidroponik di KWT Dewi Sari Zurich. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang melibatkan 8 orang informan, terdiri atas pengurus dan anggota KWT, serta penyuluh pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial di KWT Dewi Sari Zurich terwujud dalam bentuk bonding, bridging, dan linking social capital yang berperan positif dalam pertukaran informasi, kerja sama, serta akses terhadap pengetahuan dan teknologi budidaya hidroponik. Pemanfaatan modal sosial tersebut mendorong peningkatan keterampilan dan pengetahuan anggota KWT, terutama dalam penguasaan teknis budidaya dan penyelesaian permasalahan secara kolektif. Peran modal sosial didukung oleh tingginya rasa saling percaya, solidaritas kelompok, dan dukungan eksternal, namun belum optimal akibat keterbatasan partisipasi, pelatihan yang tidak rutin, kendala teknis budidaya, dan keterbatasan kapasitas produksi. Penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan modal sosial berperan penting dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan anggota, serta menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan kegiatan hidroponik berbasis komunitas perempuan di perkotaan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Modal Sosial, Keterampilan, Pengetahuan, Kelompok Wanita Tani, Hidroponik. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 06:40 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 06:40 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53863 |
