REZA, MOCHAMMAD FAIZAL (2025) Pengaruh Pembangunan Infrastruktur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah = The Effect of Infrastructure Development by The Ministry of Public Works and Public Housing on Regional Economic Growth. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
A062232048-TESIS-COVER.jpg
Download (47kB) | Preview
A062232048-TESIS-BAB 1-2.pdf
Download (320kB)
A062232048-TESIS-DAPUS.pdf
Download (173kB)
A062232048-TESIS-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 July 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Ketimpangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah di Indonesia dipicu oleh disparitas infrastruktur, di mana daerah tertinggal menghadapi keterbatasan akses infrastruktur. Kementerian PUPR sebagai instansi strategis mengembangkan empat bidang infrastruktur (Bina Marga, Sumber Daya Air, Cipta Karya, Perumahan) untuk mendorong pemerataan ekonomi. Namun, belum ada kajian komprehensif yang mengukur pengaruh spesifik keempat bidang ini terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara empiris. Menganalisis pengaruh pembangunan infrastruktur oleh Kementerian PUPR pada empat bidang utama (Bina Marga, Sumber Daya Air, Cipta Karya, Perumahan) terhadap pertumbuhan ekonomi daerah di Indonesia, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian kuantitatif explanatory menggunakan data sekunder periode 2022–2024. Sampel terdiri dari 54 observasi (18 provinsi terpilih melalui systematic sampling berdasarkan tingkat pertumbuhan ekonomi). Data realisasi anggaran infrastruktur PUPR dan PDRB ADHK dianalisis dengan regresi berganda. Uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi) dipenuhi sebelum analisis inferensial. Bina Marga berpengaruh positif signifikan tertinggi (β = 0,573; p = 0,000), menyumbang 37,82% terhadap pertumbuhan ekonomi. Sumber Daya Air (β = 0,158; p = 0,034) dan Cipta Karya (β = 0,189; p = 0,019) signifikan positif dengan kontribusi parsial 6,35% dan 9,41%. Perumahan tidak signifikan (p = 0,792) dan berkoefisien negatif (-2,18%). Secara simultan, keempat bidang signifikan memengaruhi pertumbuhan ekonomi (F-stat = 12,934; p = 0,000) dengan R² = 51,4%. Infrastruktur Bina Marga, Sumber Daya Air, dan Cipta Karya terbukti sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah, sementara investasi di bidang Perumahan memerlukan evaluasi ulang kebijakan. Temuan ini menyediakan dasar empiris bagi perancangan strategi pembangunan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pembangunan infrastruktur, Bina Marga, Sumber Daya Air, Cipta Karya, Perumahan, pertumbuhan ekonomi daerah |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ekonomi > Akuntansi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 00:32 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 00:32 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53856 |
