ANALISIS KANDUNGAN LOGAM TIMBAL (Pb) DAN TEMBAGA (Cu) PADA KARANG BERCABANG Acropora sp. DI PERAIRAN PULAU GUSUNG TALLANG KOTA MAKASSAR = LEAD (Pb) AND COPPER (Cu) METAL CONTENT ANALYSIS IN BRANCHING CORAL Acropora sp. IN THE WATERS OF GUSUNG TALLANG ISLAND MAKASSAR CITY


SULKIFLI, AHMAD AUFAASIKKI (2025) ANALISIS KANDUNGAN LOGAM TIMBAL (Pb) DAN TEMBAGA (Cu) PADA KARANG BERCABANG Acropora sp. DI PERAIRAN PULAU GUSUNG TALLANG KOTA MAKASSAR = LEAD (Pb) AND COPPER (Cu) METAL CONTENT ANALYSIS IN BRANCHING CORAL Acropora sp. IN THE WATERS OF GUSUNG TALLANG ISLAND MAKASSAR CITY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L011211067-Cover.png

Download (131kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
L011211067-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (208kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L011211067-dp(FILEminimizer).pdf

Download (94kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L011211067-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 7 August 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Peningkatan perekonomian Kota Makassar memberikan dampak pada pencemaran logam Pb dan Cu di Pulau Gusung Tallang Kota Makassar yang dapat diakumulasikan oleh karang bercabang Acropora sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam Pb dan Cu yang terakumulasi pada rangka dan polip karang bercabang Acropora sp. di Pulau Gusung Tallang, Kota Makassar. Pengambilan sampel air, sedimen dan karang dilakukan di Pulau Gusung Tallang (stasiun 1 dan 2), dan Pulau Bone Batang (stasiun kontrol) Kota Makassar pada bulan April 2025 melalui metode Purposive Sampling. Konsentrasi dan akumulasi logam dihitung dengan metode Atomic Absorption Spectrophotometric (AAS) dan perhitungan Bioaccumulation Factor (BAF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi logam Pb dan Cu lebih tinggi di stasiun 2 karena jaraknya yang lebih dekat ke daratan utama Kota Makassar dan sumber pencemar logam yang lebih tinggi. Logam Pb dan Cu terdeteksi di rangka karang berkisar antara 2,728 – 4,336 mg/Kg (Pb) dan 0,148 – 0,583 mg/Kg (Cu) serta di polip karang berkisar antara 1,817 – 1,690 mg/Kg (Pb) dan 0,070 – 0,321 mg/Kg (Cu). Berdasarkan penelitian didapatkan bahwa karang dapat mengakumulasi logam Pb dan Cu yang lebih tinggi dari dibandingkan dengan sedimen. Karang dapat memanfaatkan logam Cu untuk membantu proses metabolisme karang namun didetoksifikasi oleh polip karang dan diakumulasikan oleh rangka karang serta konsentrasi logam yang tinggi dapat mengganggu proses kalsifikasi karang. Densitas zooxanthellae dapat dipengaruhi oleh konsentrasi logam Pb dan Cu. Karang dapat mengakumulasi logam Pb dan Cu pada rangka dan polip.

Keyword : Acropora sp., Faktor Bioakumulasi, Logam, Karang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Acropora sp.; Bioaccumulation Factor; Coral; Metals.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 23 Feb 2026 06:03
Last Modified: 23 Feb 2026 06:03
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53836

Actions (login required)

View Item
View Item