Pola Komunikasi Interpersonal Pimpinan dan Staf Dalam Mendukung Kinerja di Pusat Kesehatan Masyarakat Aralle Kabupaten Mamasa = Interpersonal Communication Patterns Between Leaders and Staff In Supporting Performance at Aralle Community Health Center Mamasa Regency


YULIKA, ARLEI (2025) Pola Komunikasi Interpersonal Pimpinan dan Staf Dalam Mendukung Kinerja di Pusat Kesehatan Masyarakat Aralle Kabupaten Mamasa = Interpersonal Communication Patterns Between Leaders and Staff In Supporting Performance at Aralle Community Health Center Mamasa Regency. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
E021211066-Jeby2u5Zwf9n6tLB-20250617222950.jpg

Download (385kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E021211066-1-2.pdf

Download (654kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E021211066-dp.pdf

Download (191kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
E021211066- Text.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 June 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ARLEI YULIKA. Pola Komunikasi Interpersonal Pimpinan dan Staf Dalam Mendukung Kinerja di Pusat Kesehatan Masyarakat Aralle Kabupaten Mamasa. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi interpersonal antara pimpinan dan staf serta hambatan yang dihadapi dalam mendukung kinerja di Pusat Kesehatan Masyarakat Aralle, Kabupaten Mamasa. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Informan terdiri dari satu orang pimpinan dan empat orang staf yang dipilih secara purposive sampling. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi interpersonal yang diterapkan di Puskesmas Aralle adalah pola kesetaraan dan pola pembagian seimbang. Pola kesetaraan tercermin dari perlakuan setara pimpinan terhadap staf tanpa membedakan dirinya atas status kepegawaian, profesi ataupun jabatan. Pola pembagian seimbang terlihat dalam penugasan staf yang disesuaikan dengan keahlian dan latar belakang pendidikan masing-masing di setiap unit kerja. Hambatan komunikasi interpersonal pimpinan dan staf di Puskesmas Aralle meliputi gangguan fisik, yaitu masalah jaringan internet dan kebisingan lingkungan sekitar, gangguan psikologis, yaitu perasaan takut, malu, dan sungkan staf kepada pimpinan, serta gangguan semantik, yaitu perbedaan bahasa daerah antara staf dengan pimpinan. Kesimpulan. Pola komunikasi kesetaraan dan pembagian seimbang yang diterapkan pimpinan dan staf di Puskesmas Aralle terbukti mendukung kinerja, meskipun masih dihadapkan pada berbagai hambatan komunikasi seperti hambatan fisik, psikologis, dan semantik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Komunikasi antarpribadi; pemimpin; pegawai; kinerja; Puskesmas Aralle
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 23 Feb 2026 04:05
Last Modified: 23 Feb 2026 04:05
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53817

Actions (login required)

View Item
View Item