HUBUNGAN KANDUNGAN KLOROFIL-A FITOPLANKTON DENGAN KEKERUHAN DI PANTAI DEWATA WAKKA KECAMATAN CEMPA KABUPATEN PINRANG = THE RELATIONSHIP OF CHLOROPHYLL-A CONTENT OF PHYTOPLANKTON WITH TURBIDITY AT DEWATA WAKKA BEACH, CEMPA DISTRICT, PINRANG REGENCY


UNGA SL, A. TENRI (2025) HUBUNGAN KANDUNGAN KLOROFIL-A FITOPLANKTON DENGAN KEKERUHAN DI PANTAI DEWATA WAKKA KECAMATAN CEMPA KABUPATEN PINRANG = THE RELATIONSHIP OF CHLOROPHYLL-A CONTENT OF PHYTOPLANKTON WITH TURBIDITY AT DEWATA WAKKA BEACH, CEMPA DISTRICT, PINRANG REGENCY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L011211014-Cover.jpg

Download (380kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
L011211014-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L011211014-dp(FILEminimizer).pdf

Download (503kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L011211014-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 13 August 2027.

Download (949kB)

Abstract (Abstrak)

Klorofil-a adalah senyawa pigmen hijau yang terdapat dalam semua jenis fitoplankton dan alga. Klorofil-a berfungsi sebagai indikator produktivitas primer. Klorofil-a dan kekeruhan air memiliki keterkaitan yang erat terutama dalam ekosistem perairan. Konsentrasi klorofil-a sering digunakan sebagai indikator jumlah fitoplankton di perairan. Mengetahui kandungan klorofil-a fitoplankton dan kekeruhan di perairan Pantai Dewata Wakka dan menganalisis hubungan antara kandungan klorofil-a dengan kekeruhan air di Pantai Dewata Wakka. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2025 – April 2025 di Perairan Pantai Dewata Wakka, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang melalui tahapan persiapan, penentuan stasiun, pengambilan data, pengukuran dan pengolahan data. Didapatkan bahwa konsentrasi Klorofil-a penelitian berkisar 0.337-2.627 mg/m3 dengan rata-rata 1.196 mg/m3 dan nilai kekeruhan penelitian berkisar 6,69-32,27 NTU dengan rata-rata 18,20 NTU. Hasil Konsentrasi Klorofil-a yang diperoleh berkisar antara 0.337-2.627mg/m3. Berdasarkan klasifikasi Hakanson perairan Pantai Dewata Wakka pada stasiun 1 dan 2 di daerah sungai dan muara sungai termasuk kategori Oligotrophic (rendah). Stasiun 3 di daerah laut termasuk kategori Mesotrophic (cukup). Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan bahwa konsentrasi klorofil-a tertinggi pada stasiun 3. Kekeruhan yang diperoleh berkisar antara 6,69-32,27 NTU. Berdasarkan baku mutu untuk biota laut di wilayah laut lepas berkisar antara 0,21–6,31 NTU dan hasil uji One Way ANOVA menunjukkan bahwa nilai kekeruhan tertinggi pada stasiun 2. Hubungan antara kandungan Klorofil-a dengan Kekeruhan di Pantai Dewata Wakka berkorelasi negatif dan tidak signifikan. Hal ini terjadi karena faktor lain yang lebih dominan mempengaruhi kadar klorofil-a di perairan Pantai Dewata Wakka, seperti aktivitas antropogenik dan ketersediaan nutrien dibandingkan kekeruhan itu sendiri.

Keyword : Klorofil-a, fitoplankton, kekeruhan, Pantai Dewata Wakka.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Chlorophyl-a, phytoplankton, turbidity, Wakka Dewata Beach.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 23 Feb 2026 03:13
Last Modified: 23 Feb 2026 03:13
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53807

Actions (login required)

View Item
View Item