HIDI, MUH. HIBATILLAH HASANIN (2025) Keterkaitan jenis makrozoobentos dengan jenis substrat di ekosistem mangrove di perairan teluk laikang , kabupaten takalar = The relationship between macrobenthic species and substrate types in the mangrove ecosystem in the waters of Laikang Bay, Takalar Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L011201081-Cover.jpeg
Download (143kB) | Preview
L011201081-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (265kB)
L011201081-dp(FILEminimizer).pdf
Download (70kB)
L011201081-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 19 July 2027.
Download (817kB)
Abstract (Abstrak)
Ekosistem mangrove merupakan habitat penting bagi berbagai organisme, salah satunya makrozoobentos yang berperan dalam rantai makanan serta sering digunakan sebagai bioindikator kualitas perairan. Keberadaan dan kelimpahan makrozoobentos sangat dipengaruhi oleh kondisi substrat, sehingga kajian keterkaitan keduanya penting dilakukan untuk memahami dinamika ekosistem mangrove dan mendukung upaya konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis makrozoobentos, jenis substrat, serta keterkaitannya di ekosistem mangrove perairan Teluk Laikang, Kabupaten Takalar. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus–Oktober 2024 di enam stasiun termasuk satu stasiun kontrol. Pengambilan sampel makrozoobentos dilakukan menggunakan kuadrat (1x1 m) dengan tiga ulangan, sedangkan substrat diambil dengan pipa core dan dianalisis dengan metode ayakan bertingkat. Parameter lingkungan yang diukur meliputi suhu, salinitas, pH, nitrat, fosfat, dan bahan organik total. Data dianalisis menggunakan indeks ekologi, regresi linear sederhana, dan PCA (Principal Component Analysis). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 13 spesies makrozoobentos dari kelas Gastropoda dan Bivalvia, dengan Clypeomorus coralium sebagai spesies paling dominan. Substrat didominasi oleh pasir berlumpur dan pasir sedang berlumpur dengan variasi antar stasiun. Analisis regresi menunjukkan adanya hubungan sedang antara jenis substrat dan kelimpahan makrozoobentos (R = 0,6255), sedangkan PCA mengindikasikan pengaruh kuat faktor lingkungan terutama suhu, pH, nitrat, fosfat, dan bahan organik total terhadap distribusi makrozoobentos. Kesimpulannya, jenis substrat berperan dalam menentukan distribusi dan kelimpahan makrozoobentos di ekosistem mangrove Teluk Laikang, namun faktor lingkungan juga memiliki pengaruh signifikan. Penelitian ini memberikan informasi dasar yang dapat dimanfaatkan dalam pengelolaan dan konservasi ekosistem mangrove secara berkelanjutan.
Keyword : Makrozoobentos, Substrat, Ekosistem Mangrove.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Macrozoobenthos, Substrate, Mangrove Ecosystem. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan |
| Depositing User: | S.Sos Rasman - |
| Date Deposited: | 23 Feb 2026 02:35 |
| Last Modified: | 23 Feb 2026 02:35 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53794 |
