ANANDA T, NADRA (2026) Optimalisasi Produksi Albumin Konsentrat Ikan Gabus (Channa striana) Melalui Teknik Ultrasound Extraction Method (UAE) = Optimization of Albumin Production of Snakehead Fish Concentrate (Channa striana) Through Ultrasound Extraction Method (UAE). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G031211074-WaRft7HsMxigzc1I-20260119105123.jpg
Download (401kB) | Preview
G031211074-1-2.pdf
Download (299kB)
G031211074-dp.pdf
Download (163kB)
G031211074-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 December 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang : Albumin adalah salah satu jenis protein globular yang tersusun dari molekul polipeptida yang berbentuk bulat. Albumin dalam pemanfaatan secara luas salah satunya untuk mempercepat proses penyembuhan. Albumin umumnya banyak ditemukan salah satunya pada ikan gabus. Proses ekstraksi albumin ikan gabus umumnya banyak metode digunakan salah satunya, adalah metode UAE (ultrasonic assisted extraction). Akan tetapi, dalam penerapannya, jenis metode ini masih belum diperoleh kontrol dan optimalisasi dalam ekstraksi kadar albumin secara maksimal. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan. Metode : Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu optimalisasi ekstraksi albumin dengan metode Ultrasound Extraction Method (UAE) yaitu menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 faktor yaitu frekuensi dan lama waktu ekstraksi.. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh frekuensi dan lama waktu ekstraksi ekstrakasi albumin ikan gabus metode metode UAE (Ultrasound Assisted Extraction) dan kondisi optimum ekstraksi protein ikan gabus menggunakan metode UAE (Ultrasound Assisted Extraction). Hasil : ekstraksi albumin dengan metode Ultrasound Extraction dapat megoptimalkan proses produksi albumin ikan gabus. Hasil kadar protein terlarut tertinggi diperoleh pada perlakuan frekuensi 45 kHz selama 45 menit dengan kadar protein terlarut yaitu 41,65 mg/mL: kadar albumin tertinggi diperoleh pada perlakuan frekuensi 45 kHz selama 45 menit dengan kadar albumin 1,33 g/dL: berat molekul 58,42 kDa: tidak terjadi perubahan struktur dan gugus fungsi dalam proses ekstraksi dengan menggunakan metode ultrasonikasi pada Amida A gugus N-H Stretching (3600-23000), Amida B gugus N-H Stretching (3100-3300), Amida I gugus C=O (1600-1690 cm-1), Amida II gugus NH bending (1480-1575 cm-1) dan Amida III gugus CN (1229-1301-1). Kesimpulan : kesimpulan dari penelitian ini yaitu Pengaruh frekuensi dan lama waktu ekstraksi pada proses ekstraksi albumin yaitu semakin besar frekuensi dan lama waktu frekuensi akan mengakibatkan proses perpindahan massa dan proses difusi senyawa target ke pelarut lebih optimal yang ditandai dengan meningkatnya kadar protein terlarut, kadar albumin dan tidak adanya perubahan struktur dan gugus fungsi dalam proses ekstraksi. Kondisi optimum dari proses ekstraksi albumin yaitu pada perlakuan frekuensi 45 kHz selama 45 menit kadar protein terlarut yaitu 41,65 mg/mL kadar albumin 1,33 g/dL dan berat molekul 58,42 kDa. Dan, tidak terjadi perubahan struktur dan gugus fungsi dalam proses ekstraksi dengan menggunakan metode ultrasonikasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Albumin, ikan gabus, ultasonfikasi |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknologi Pertanian > Ilmu dan Teknologi Pangan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 06:16 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 06:16 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53749 |
