AL-FIAH, LUTFI (2025) TANTANGAN KEBIJAKAN HILIRISASI NIKEL INDONESIA STUDI KASUS: KERJA SAMA PT VALE DAN HUAYOU CHINA = CHALLENGES OF INDONESIA'S NICKEL DOWNSTREAM POLICY: A CASE STUDY OF THE COOPERATION BETWEEN PT VALE AND HUAYOU CHINA. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
E061211053-pG5876gqxfycN0Ai-20250515175319.jpg
Download (58kB) | Preview
E061211053-1-2.pdf
Download (255kB)
E061211053-dp.pdf
Download (163kB)
E061211053-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 May 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Lutfi Al-Fiah, (E061211053), “TANTANGAN KEBIJAKAN HILIRISASI NIKEL INDONESIA STUDI KASUS: KERJA SAMA PT VALE DAN HUAYOU CHINA”, dibawah bimbingan Nurjannah Abdullah, S.IP., M.A. Departemen Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tantangan kebijakan hilirisasi nikel Indonesia dalam kerja sama antara PT Vale dan Huayou China serta untuk mengetahui upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi tantangan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan hilirisasi nikel dalam studi kasus Kerja sama PT Vale dan Huayou China dapat berpotensi untuk bergantung Indonesia pada teknologi industri dan investasi dari China. Selain itu, terdapat potensi eksploitasi tenaga kerja lokal di wilayah operasional tambang, kerusakan lingkungan akibat proses pengolahan tambang nikel, dan inovasi baterai Lithium Ferro Phosphate.yang mengancam eksistensi baterai NMC di pasar internasional. Untuk mengatasi ketergantungan terhadap investasi asing, pemerintah Indonesia memperketat regulasi dengan kebijakan Devisa Hasil Ekspor, dan Divestasi Saham dalam mekanisme kerja perusahaan. Pemerintah juga mengatur ketat transfer tenaga kerja asing melalui penerapan PP 34/21. Dalam meminimalisir dampak lingkungan, pemerintah menerapkan perizinan AMDAL dan mewajibkan perusahaan tambang untuk melaksanakan reklamasi pasca tambang. Lebih lanjut, dalam mempercepat kebijakan hilirisasi nikel, pemerintah Indonesia mendorong diversifikasi produk baterai kendaraan listrik agar dapat bertahan di tengah ketidakpastian pasar internasional.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hilirisasi, Nikel, PT Vale, Huayou, EVB |
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Hubungan Internasional |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 06:17 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 06:17 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53677 |
