OCTARIA, LADY (2025) Analisis Jaringan Aktor dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam di Kabupaten Luwu Timur = Analysis of Actor Networks in Natural Resource Management in East Luwu Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
E041211057-R5GurDLNsn3ve1cI-20250507180451.jpeg
Download (51kB) | Preview
E041211057-1-2.pdf
Download (398kB)
E041211057-dp.pdf
Download (188kB)
E041211057-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 April 2027.
Download (6MB)
Abstract (Abstrak)
Kabupaten Luwu Timur memiliki potensi sumber daya alam melimpah khususnya dalam sektor pertambangan dan Perkebunan. Penelitian ini berfokus pada pengelolaan sumber daya alam untuk mendukung keberlanjutan ekonomi dan lingkungan. Dengan adanya desentralisasi kewenangan pengelolaan sumber daya alam kepada pemerintah daerah, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, daerah memiliki tanggung jawab untuk memanfaatkan sumber daya alam demi kesejahteraan masyarakat. Pengelolaan sumber daya alam di Luwu Timur melibatkan berbagai aktor, termasuk pemerintah, perusahaan swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta masyarakat lokal. Pengelolaan sumber daya alam yang bijak merupakan aktor kunci dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan Masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana jaringan aktor dalam mengelola sumber daya alam di Kabupaten Luwu Timur. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Adapun pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian dianalisis secara kualitatif. Penelitian ini mengidentifikasi interaksi kompleks antara aktor manusia dan non-manusia dalam pengelolaan sumber daya alam, termasuk peran penting pemerintah Kabupaten Luwu Timur, perusahaan swasta seperti PT. Citra Lampia Mandiri (CLM) dan PT. Mandiri Palmera Agrindo (MPA), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta masyarakat lokal. Pemerintah daerah berfungsu sebagai regulator dan fasilitator, dengan Bapenda fokus pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bappelitbangda merencanakan pembangunan berkelanjutan, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menjaga kualitas lingkungan. Perusahaan swasta berperan dalam menjalankan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk memberdayakan masyarakat sekitar. Kolaborasi antar pemerintah, perusahaan, LSM dan masyarakat menciptakan keseimbangan antara aspek ekonomi dan lingkungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi yang dinamis antara aktor menciptakan jaringan kompleks yang mempengaruhi pengelolaan sumber daya alam. Namun, konflik kepentingan yang muncul memerlukan pendekatan kolaboratif untuk penyelesaian yang efektif. Penelitian ini menekankan pentingnya Kerjasama antara semua pihak untuk mencapai pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Rekomendasi untuk meningkatkan tanggung jawab sosial perusahaan, pengawasan pemerintah yang lebih ketat, serta dialog terbuka antara semua pemangku kepentingan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Luwu Timur.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jaringan aktor; pengelolaan sumber daya alam; keberlanjutan ekonomi; keberlanjutan lingkungan |
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 03:04 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 03:04 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53652 |
