KOMUNIKASI ANTARPRIBADI PADA KARYAWAN TEMAN TULI DALAM MENUNJANG KINERJA DI CAFE TULUS KOTA MAKASSAR = Interpersonal Communication Among Deaf Friend Employees in Supporting Performance at Cafe Tulus Makassar City.


RAMADHANTY, ST. SUCI BURHANY (2025) KOMUNIKASI ANTARPRIBADI PADA KARYAWAN TEMAN TULI DALAM MENUNJANG KINERJA DI CAFE TULUS KOTA MAKASSAR = Interpersonal Communication Among Deaf Friend Employees in Supporting Performance at Cafe Tulus Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E021211028-G6Jlyomprc47Zkd5-20250414132608.jpg

Download (473kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E021211028-1-2.pdf

Download (265kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E021211028-dp.pdf

Download (196kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E021211028-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 March 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Komunikasi Antarpribadi Pada Karyawan Teman Tuli Dalam Menunjang Kinerja Di Cafe Tulus Kota Makassar. (Dibimbing Oleh Sudirman Karnay) Komunikasi antarpribadi memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja karyawan, termasuk di lingkungan kerja yang melibatkan karyawan dengan kebutuhan khusus seperti teman tuli. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komunikasi antarpribadi pada karyawan teman tuli di Cafe Tulus Kota Makassar, dengan fokus pada faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi kinerja mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi di Cafe Tulus berjalan efektif dengan dukungan penggunaan bahasa isyarat, media komunikasi seperti ponsel dan aplikasi WhatsApp, serta alat bantu visual. Elemen komunikasi antarpribadi, seperti keterbukaan, empati, dukungan sosial, kesetaraan, dan kepositifan, berhasil menciptakan lingkungan kerja yang inklusif. Namun, hambatan seperti kurangnya pelatihan formal, ketergantungan pada teknologi, serta stigma sosial masih menjadi tantangan utama. Dukungan dari manajemen dan pelatihan komunikasi secara berkelanjutan menjadi faktor kunci dalam mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan bahasa isyarat, pengadaan fasilitas komunikasi inklusif, dan pengembangan budaya kerja yang mendukung untuk meningkatkan kualitas komunikasi antarpribadi. Dengan strategi ini, Cafe Tulus dapat menciptakan lingkungan kerja yang produktif, harmonis, dan inklusif bagi karyawan teman tuli.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: komunikasi antarpribadi, teman tuli, kinerja karyawan, Cafe Tulus, inklusivitas
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 18 Feb 2026 01:45
Last Modified: 18 Feb 2026 01:45
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53624

Actions (login required)

View Item
View Item