Efektivitas Ekstrak Kombinasi Daun Pare (Momordica Charantia) Dan Daun Asam Jawa (Tamarindus Indica) Pada Penyembuhan Luka Sayat Pada Tikus Putih Betina (Rattus Norvegicus = Effectiveness Of The Combined Extract Of Bitter Melon Leaves (Momordica Charantia) And Tamarind Leaves (Tamarindus Indica) In Incised Wound Healing In Female Whiterats (Rattus Norvegicus)


MASDAYANTI, MASDAYANTI (2025) Efektivitas Ekstrak Kombinasi Daun Pare (Momordica Charantia) Dan Daun Asam Jawa (Tamarindus Indica) Pada Penyembuhan Luka Sayat Pada Tikus Putih Betina (Rattus Norvegicus = Effectiveness Of The Combined Extract Of Bitter Melon Leaves (Momordica Charantia) And Tamarind Leaves (Tamarindus Indica) In Incised Wound Healing In Female Whiterats (Rattus Norvegicus). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
P102241014-5j2Ehd0o4DkNyqmQ-20251124144348.jpg

Download (339kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
P102241014-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
P102241014-dp.pdf

Download (406kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
P102241014-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 November 2027.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

MASDAYANTI. Efektivitas Ekstrak Kombinasi Daun Pare (Momordica Charantia) Dan Daun Asam Jawa (Tamarindus Indica) Pada Penyembuhan Luka Sayat Pada Tikus Putih Betina (Rattus Norvegicus) (dibimbing oleh Elly Wahyudin dan Mardiana Ahmad) Latar Belakang:Daun pare (Momordica charantia L.) dan daun asam jawa (Tamarindus indica L.) mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi mempercepat penyembuhan luka. Daun pare kaya flavonoid, tanin, saponin, polifenol, alkaloid, dan triterpenoid yang berfungsi sebagai antibakteri, antijamur, serta antioksidan pelindung sel terhadap radikal bebas. Sementara itu, daun asam jawa mengandung flavonoid, polifenol, β-karoten, asam askorbat, vitamin, dan mineral yang memiliki aktivitas biologis dalam merusak dinding sel bakteri dan mempercepat regenerasi jaringan. Kombinasi kedua ekstrak ini diharapkan menghasilkan efek sinergis dalam proses penyembuhan luka.Tujuan: Menganalisis efektivitas salep ekstrak kombinasi daun pare (Momordica charantia) dan daun asam jawa (Tamarindus indica)pada penyembuhan luka sayatan tikus (Rattus Norvegicus) melalui uji praklinis,Metode Penelitian ini merupakan eksperimen laboratorium dengan desain post-test only control group design. Sebanyak 25 ekor tikus putih betina sehat berusia 2–3 bulan (150–200 gram) dipilih secara Simple Random Sampling dan dibagi menjadi lima kelompok: kontrol negatif (basis salep), kontrol positif (Betadine dan Bioplacenton), serta dua kelompok perlakuan dengan kombinasi ekstrak daun pare dan daun asam jawa perbandingan 1:1 dan 1:2. Perlakuan diberikan dua kali sehari selama 14 hari. Evaluasi penyembuhan dilakukan menggunakan skala REEDA dan analisis histopatologi pada hari ke-15. Data dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dan post hoc Mann-Whitney, Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi 1:1 memiliki waktu penyembuhan tercepat pada hari ke-7, sedangkan kombinasi 1:2 dan Bioplacenton mencapai penyembuhan lengkap pada hari ke-8. Analisis histopatologi mengungkapkan bahwa kombinasi 1:2 menghasilkan struktur kulit yang paling normal, ditandai dengan epidermis dan dermis yang tersusun rapi, re-epitelisasi sempurna, peningkatan aktivitas fibroblas, serta proses remodeling jaringan yang efektif. Kombinasi 1:1 menunjukkan angiogenesis yang lebih rendah, sedangkan Betadine memerlukan 9 hari untuk penyembuhan luka. Oleh karena itu, terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok (p < 0,05).Kesimpulan: Salep kombinasi ekstrak daun pare dan daun asam jawa efektif mempercepat penyembuhan luka sayat pada tikus putih betina. Kombinasi 1:1 memberikan waktu penyembuhan tercepat, sedangkan kombinasi 1:2 menunjukkan hasil histopatologi terbaik. Kombinasi ini berpotensi dikembangkan sebagai salep fitoterapi berbasis tanaman lokal untuk mendukung penyembuhan luka di bidang kebidanan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: luka sayat, Momordica charantia, Tamarindus indica, penyembuhan luka, salep herbal
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Kebidanan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 18 Feb 2026 00:54
Last Modified: 18 Feb 2026 00:54
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53600

Actions (login required)

View Item
View Item