PERAN NILAI-NILAI KESETARAAN GENDER DALAM BUDAYA BUGIS-MAKASSAR TERHADAP PENCEGAHAN KEKERASAN BERBASIS GENDER = The Role Gender Equality Values in the Bugis-Makassar Culture towards The Prevention of Gender-Based Violence


LESTARI, DIAN ADITYA NING (2025) PERAN NILAI-NILAI KESETARAAN GENDER DALAM BUDAYA BUGIS-MAKASSAR TERHADAP PENCEGAHAN KEKERASAN BERBASIS GENDER = The Role Gender Equality Values in the Bugis-Makassar Culture towards The Prevention of Gender-Based Violence. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
P072211002-Y74ZsD06kJF53jNb-20250812144036.jpg

Download (522kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
P072211002-1-2.pdf

Download (264kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
P072211002-dp.pdf

Download (289kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
P072211002-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 July 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Budaya Bugis-Makassar terdapat berbagai nilai-nilai yang dapat menginspirasi kesetaraan gender. Antara lain adalah budaya “sipakatau, sipakalebbi, sipakainge”, Siri Na Pacce, dan banyaknya raja-raja perempuan di Kerajaan Bugis-Makassar. Walau demikian angka Kekerasan terhadap perempuan dan anak tetap meningkat. Di tahun 2022 terdapat 294 kasus kekerasan fisik terhadap perempuan, dan kekerasan fisik terhadap anak ada 405 kasus. Ini menunjukkan adanya gap atau celah, tentang mengapa kasus kekerasan tinggi di daerah dengan nilai-nilai berperspektif gender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja nilai-nilai berperspektif kesetaraan gender dalam budaya Bugis-Makassar dan mengetahui dan menganalisis peran nilai-nilai kesetaraan gender tersebut dalam pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak. Metode. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan fokus pada wawancara. Penelitian ini menggunakan Teori Feminis dengan pisau analisis feminisme kelas (Marxisme), feminisme Pascakolonial, teori nilai dari Plato dan Kant, serta d'Adda. Hasil. Hasil menunjukkan ditemukannya tujuh (7) nilai-nilai Kesetaraan Gender dalam Budaya Bugis-Makassar, yaitu: (1) Nilai Budaya; (2) Nilai Linguistik; (3) Nilai Filosofis; (4) Nilai Politis; (5) Nilai Militer; (6) Nilai Domestik; (7) Nilai Sosial; dan ditemukan peran nilai kesetaraan gender dalam pencegahan kekerasan adalah nilai Siri Na Pacce. Kesimpulan. Hubungan nilai kesetaraan gender dengan kekerasan terhadap perempuan adalah ditemukan nilai Siri' Na Pacce, yang seharusnya dapat menjadi alasan peniadaan kekerasan terhadap perempuan. Begitu pula Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: feminisme, kesetaraan gender, budaya Sulawesi Selatan, Siri Na Pacce, Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Jender dan Pembangunan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 13 Feb 2026 01:37
Last Modified: 13 Feb 2026 01:37
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53540

Actions (login required)

View Item
View Item