LOBO', LEONARDO TARUK (2025) Hubungan Antara Parameter Antropometri Dengan Kadar Folistatin Like-Protein 1 (FSTL1) Serum Pada Dewasa Sehat = Relationship between Anthropometric Parameters and Serum Folistatin Like Protein 1 (FSTL1) Levels in Healthy Adults. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P062231023-pIR4GnE3iaV0wgJQ-20250724150031.jpg
Download (361kB) | Preview
P062231023-1-2.pdf
Download (3MB)
P062231023-dp.pdf
Download (71kB)
P062231023-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 July 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Folistatin-like 1 (FSTL1) adalah glikoprotein yang dihasilkan di jaringan adiposa yang mempengaruhi berbagai kondisi patologis yaitu kardiovaskular, autoimun, neoplastik, kondisi osteoartikular, dan obesitas. Beberapa indikator untuk mengetahui obesitas antara lain adalah parameter antropometri, pengukuran ini bersifat individu yang meliputi tinggi badan, berat badan, indeks massa tubuh (IMT), rasio lingkar pinggang dan lingkar pinggul.Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara parameter antropometri dengan kadar FSTL1 serum pada subjek dewasa sehat. Metode. Penelitian telah dilakukan di Laboratorium Patologi Klinik Rumah Sakit Perguruan Tingi Negeri Universitas Hasanuddin dengan pengambilan sampel darah, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran antropometri dan pemeriksaan gula darah puasa dan test toleransi glukosa, dan pengambilan serum untuk pemeriksaan kadar FSTL1 serum dan dilanjutkan dengan pemeriksaan kadar FSTL1 serum dengan metode ELISA di Laboratorium Hasanuddin University Medical Research center (HUM-RC) Rumah sakit Perguruan Tinggi Negeri Universitas Hasanuddin. Hubungan antara parameter antropometri dengan kadar FSTL1 serum menggunakan uji korelasi Pearson jika data terdistribusi normal dan uji korelasi Spearman jika data tidak terdisribusi normal. Hasil. Hasil pemeriksaan FSTL-1 menunjukkan bahwa nilai rata-rata 1.51 ng/mL dengan nilai minimal 0.16 ng/mL dan maksimal 3.04 ng/ mL dan SD 0.69. Uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa tidak ditemukan korelasi antara kadar FSTL-1 serum dengan IMT (r= -0,019, p= 0,873), lingkar pinggang (r = -0,026, p= 0,830), lingkar pinggul (r = 0,004, p= 0,975), rasio lingkar pinggang dan pinggul (r = -0,042, p = 0,733), karena p-value > 0.05. Kesimpulan. Tidak menemukan hubungan yang signifikan secara statistik antara parameter antropometri (IMT, lingkar pinggang, lingkar inggul, dan rasio lingkar pinggang dan pinggul) dengan kadar FSTL-1 serum pada subjek dewasa sehat.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dewasa Muda, Antropometri, FSTL-1 Serum |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 01:29 |
| Last Modified: | 13 Feb 2026 01:29 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53530 |
