pengaruh lingkungan terhadap pertumbuhan tanaman kangkung ( ipomea reptans poir) menggunakan irigasi tetes = the infulence of enviromental factors on the growth of water spinach ( ipomea reptans poir) using drip irigation


AS`ADULLAH, A. MOH. KHALED (2025) pengaruh lingkungan terhadap pertumbuhan tanaman kangkung ( ipomea reptans poir) menggunakan irigasi tetes = the infulence of enviromental factors on the growth of water spinach ( ipomea reptans poir) using drip irigation. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
G041181308-vpteUBH4cVqAPx8o-20250819172303.jpeg

Download (331kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
G041181308-1-2.pdf

Download (271kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
G041181308-dp.pdf

Download (135kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
G041181308-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 June 2027.

Download (549kB)

Abstract (Abstrak)

Kangkung darat (Ipomoea reptans Poir) merupakan tanaman hortikultura yang cukup populer di Indonesia karena nilai ekonominya yang tinggi serta kemampuannya beradaptasi dalam berbagai kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perbedaan kondisi lingkungan terhadap pertumbuhan tanaman kangkung menggunakan sistem irigasi tetes, dengan membandingkan pertumbuhan di daerah terbuka dan daerah yang dinaungi. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya efisiensi penggunaan air dalam pertanian dan potensi irigasi tetes sebagai solusi pengelolaan air yang hemat dan tepat sasaran. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2023 di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sebanyak 12 tanaman kangkung ditanam dalam polybag berisi campuran tanah dan kompos (perbandingan 2:1). Setiap kondisi lingkungan (terbuka dan naungan) terdiri atas 6 sampel tanaman dengan perlakuan irigasi tetes. Parameter yang diamati meliputi jumlah dan luas daun, biomassa tanaman, suhu, kelembaban, serta intensitas cahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman kangkung yang ditanam di ruang terbuka menghasilkan biomassa lebih tinggi dibandingkan tanaman yang tumbuh di bawah naungan dengan cahaya UV. Hal ini disebabkan oleh spektrum cahaya alami di ruang terbuka yang lebih lengkap dan mendukung proses fotosintesis secara optimal. Sementara itu, tanaman yang tumbuh di bawah lampu UV menunjukkan jumlah daun yang lebih banyak, sebagai respons adaptif untuk memaksimalkan penyerapan cahaya. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Tanaman kangkung darat memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap kondisi lingkungan melalui penyesuaian morfologi, seperti jumlah daun, guna mempertahankan efisiensi pertumbuhan. Sistem irigasi tetes terbukti efektif dalam mendukung pertumbuhan tanaman pada kedua kondisi lingkungan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ipomea reptans Poir, irigasi tetes, naungan, cahaya, pertumbuhan tanaman
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Keteknikan Pertanian
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 12 Feb 2026 06:56
Last Modified: 12 Feb 2026 06:56
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53499

Actions (login required)

View Item
View Item