PENGARUH PRIMING TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH JAGUNG (Zea mays) YANG TELAH MENGALAMI DETERIORASI = THE EFFECT OF PRIMING ON GERMINATION OF CORN SEEDS (Zea mays) THAT HAVE EXPERIENCED DETERIORATION


IKHSAN, NUR (2025) PENGARUH PRIMING TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH JAGUNG (Zea mays) YANG TELAH MENGALAMI DETERIORASI = THE EFFECT OF PRIMING ON GERMINATION OF CORN SEEDS (Zea mays) THAT HAVE EXPERIENCED DETERIORATION. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
G016211044-MlYKoRGJkphmHUFB-20250722184029.jpeg

Download (65kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
G016211044-1-2.pdf

Download (177kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
G016211044-dp.pdf

Download (157kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
G016211044-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 July 2027.

Download (762kB)

Abstract (Abstrak)

Nur Ikhsan. Pengaruh Priming Terhadap perkecambahan Benih Jagung (Zea mays) Yang telah Mengalami Deteriorasi. Dibimbing oleh Nana Rezkiana Jagung menjadi komoditas strategis nasional di Indonesia dengan tingkat kebutuhan yang tinggi. Dalam budidayanya, mutu benih menjadi faktor penting akan tetapi, benih sering kali mengalami kemunduran (deteriorasi) selama masa penyimpanan, metode priming menjadi solusi dari masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi priming benih dengan mikronutrien Zn, Fe, dan kombinasi keduanya terhadap viabilitas benih jagung yang telah mengalami deteriorasi. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan dengan 3 ulangan, terdiri dari kontrol (aquades); ZnSO4.7H2O dengan konsentrasi 0,04%; FeSO4.7H2O dengan konsentrasi 0,04%; serta kombinasi keduanya (Zn 0,04% + Fe 0,04%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa priming dengan konsentrasi Zn 0,04 %, Fe 0,04%, dan kombinasi keduanya belum mampu meningkatkan semua parameter pengamatan dibandingkan dengan kontrol. Meskipun demikian, dapat diketahui bahwa perlakuan priming dengan Fe 0,04% menunjukkan persentase rata-rata yang tinggi pada parameter daya kecambah (53,33%), potensi tumbuh maksimum (58,67%), keserempakan tumbuh dan indeks vigor (53,33%) dibandingkan dengan perlakuan Zn, dan kombinasi keduanya. Kombinasi Zn 0,04% dan Fe 0,04% pada parameter kecepatan tumbuh memiliki persentase rata-rata yang lebih tinggi (57,37%) dibandingkan perlakuan lain selain kontrol.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Benih, deteriorasi, invigorasi, jagung, mikronutrien , priming
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Vokasi > Teknologi Produksi Tanaman Pangan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 12 Feb 2026 00:28
Last Modified: 12 Feb 2026 00:28
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53478

Actions (login required)

View Item
View Item