Analisis Pendapatan Usaha Pengolahan Ikan Sapu-Sapu Menjadi Pakan Pellet Untuk Pakan Ternak di Kelurahan Limpomajang Kabupaten Soppeng = ANALYSIS OF INCOME FROM PROCESSING HYPOSTOMUS PLECOSTOMUS INTO PELLET FEED FOR ANIMAL FEED IN LIMPOMAJANG VILLAGE, SOPPENG REGENCY


AZHAR, JULIAN (2025) Analisis Pendapatan Usaha Pengolahan Ikan Sapu-Sapu Menjadi Pakan Pellet Untuk Pakan Ternak di Kelurahan Limpomajang Kabupaten Soppeng = ANALYSIS OF INCOME FROM PROCESSING HYPOSTOMUS PLECOSTOMUS INTO PELLET FEED FOR ANIMAL FEED IN LIMPOMAJANG VILLAGE, SOPPENG REGENCY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
I036211004-Yypi2o7vXJwFAe5t-20250813100420.jpg

Download (399kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
I036211004-1-2.pdf

Download (211kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
I036211004-dp.pdf

Download (104kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
I036211004-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 June 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Salah satu upaya dalam mengatasi permasalahan ikan sapu sapu adalah memanfaatkan ikan sapu-sapu menjadi Pellet pakan ternak. Pellet pakan ternak dari ikan sapu-sapu adalah inovasi pakan alternatif yang menggunakan ikan sapu-sapu sebagai bahan utama. Ikan sapu-sapu memiliki kandungan protein yang tinggi, yang menjadi komponen penting dalam pakan ternak, yang dapat mengurangi biaya pakan sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi masyarakat yang melakukan pengolahan tersebut masih belum mengetahui seberapa besar pendapatan yang didapat. Terkait hal tersebut menarik untuk melakukan kajian untuk melihat tingkat pendapatan dari usaha pengolahan ikan sapu-sapu tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui seberapa besar pendapatan, Masyarakat yang mengusahakan ikan sapu-sapu yang dapat diperoleh dari usaha pengolahan ikan sapu-sapu menjadi pakan pellet, sehingga bermanfaat bagi pengembangan usaha tersebut. Metode. Penelitian dengan menggunakan studi kasus pada Kelompok yang melakukan pengolahan ikan sapu-sapu menjadi pellet pakan ternak. Analisis data digunakan dalam penelitian ini meliputi Penelitian kuantitatif deskriptif yaitu penelitian yang menggambarkan kondisi variabel mengenai besarnya pendapatan yang diperoleh. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa biaya yang diperlukan setiap produksi, meliputi biaya tetap dalam hal ini yaitu biaya penyusutan mesin dan peralatan setiap bulanya sebesar Rp 236.555,00, biaya variabel meliputi biaya bahan baku sebesar Rp 3.291.555,00, biaya tenaga kerja Rp 3.291.000,00, biaya bahan bakar Rp 670.000,00, dan Listrik sebesar Rp 90.000,00 serta biaya pengemasan produk sebesar Rp 134.000,00. 2025 jumlah penjualan produk sebanyak 657kg, produk pellet pakan ternak tersebut dijual dengan harga Rp 12.000,00/Kg, dengan hasil penjualan sebesar Rp 7.884.000 dan jumlah biaya produksi pada pridode tersebut sebesar 6.431.555. Kesimpulan. Pendapatan yang diperoleh Masyarakat yang tergabung dalam Kelompok mendapatkan pendapatan bersih sebesar Rp 1.452.444 dengan R/C Ratio sebesar 1,23 dengan arti bahwa usaha pengolahan ikan sapu sapu menjadi pellet pakan ternak dapat dikatakan layak untuk terus di kembangkan kedepannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: ikan sapu-sapu, invasive, pellet, pakan ternak, biaya, pendapatan
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 12 Feb 2026 00:55
Last Modified: 12 Feb 2026 00:55
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53473

Actions (login required)

View Item
View Item