POTENSI PENERAPAN PELAYANAN INSEMINASI BUATAN MANDIRI DI KECAMATAN POLONGBANGKENG UTARA DAN POLONGBANGKENG TIMUR KABUPATEN TAKALAR = THE POTENTIAL FOR THE APPLICATION OF INDEPENDENT ARTIFICIAL INSEMINATION SERVICES IN THE SUBDISTRICTS OF POLONGBANGKENG UTARA AND POLONGBANGKENG TIMUR, TAKALAR REGENCY


MUHADIR, MUHADIR (2025) POTENSI PENERAPAN PELAYANAN INSEMINASI BUATAN MANDIRI DI KECAMATAN POLONGBANGKENG UTARA DAN POLONGBANGKENG TIMUR KABUPATEN TAKALAR = THE POTENTIAL FOR THE APPLICATION OF INDEPENDENT ARTIFICIAL INSEMINATION SERVICES IN THE SUBDISTRICTS OF POLONGBANGKENG UTARA AND POLONGBANGKENG TIMUR, TAKALAR REGENCY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
I016211032-NFDKY6wz5si32OIx-20250812165745.jpg

Download (58kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
I016211032-1-2.pdf

Download (229kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
I016211032-dp.pdf

Download (212kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
I016211032-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Kabupaten Takalar memiliki potensi besar dalam pengembangan ternak sapi potong. Program Inseminasi Buatan (IB) sebagai upaya peningkatan kualitas dan populasi ternak masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan straw dan keterlambatan pelayanan akibat ketergantungan pada subsidi pemerintah. Kondisi ini menuntut perlu adanya inovasi pelayanan yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pelayanan Inseminasi Buatan dan potensi penerapan pelayanan Inseminasi Buatan mandiri di Kecamatan Polongbangkeng Utara dan Polongbangkeng Timur Kabupaten Takalar. Metode. Penelitian dilaksanakan dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, kemudian data direkapitulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan Inseminasi Buatan (IB) di Kecamatan Polongbangkeng Utara dan Polongbangkeng Timur mendapat respons positif dari peternak, seluruh penilaian pelayanan dalam kategori baik dan sangat baik. Jenis straw yang paling banyak digunakan adalah Simental, yang mencerminkan preferensi peternak terhadap bibit unggul. Peternak pengguna IB memiliki latar pendidikan lebih tinggi dan keterlibatan yang lebih lama dalam kelompok tani, yang turut mendukung adopsi teknologi reproduksi modern. Tingginya kepuasan terhadap pelayanan berbanding lurus dengan kesiapan peternak untuk membayar secara mandiri, sehingga menunjukkan potensi kuat untuk mengembangkan layanan IB mandiri di wilayah tersebut. Kesimpulan. Pelayanan Inseminasi Buatan (IB) di Kecamatan Polongbangkeng Utara dan Polongbangkeng Timur terbukti berjalan sangat baik dan diterima positif oleh peternak, serta memiliki potensi tinggi untuk diterapkan secara mandiri seiring meningkatnya kesiapan peternak dalam membayar layanan. Kualitas layanan yang baik menjadi faktor kunci dalam mendorong partisipasi dan kemandirian peternak dalam program IB.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: inseminasi buatan; pelayanan mandiri; sapi potong; teknologi reproduksi
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Vokasi > Teknologi Produksi Ternak
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 11 Feb 2026 07:27
Last Modified: 11 Feb 2026 07:27
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53471

Actions (login required)

View Item
View Item