ANALISIS YURIDIS TINDAK PIDANA PENJUALAN MINUMAN MEMABUKKAN YANG MEMBAHAYAKAN NYAWA ORANG (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 165/PID.SUS/2020/PN LMG) = LEGAL ANALYSIS OF CRIMINAL ACTS OF SELLING BEVERAGES THAT ENDANGER HUMAN LIFE (CASE STUDY: DECISION NUMBER 165/PID.SUS/2020/PN LMG)


Annisa, Khusnul Muthia (2025) ANALISIS YURIDIS TINDAK PIDANA PENJUALAN MINUMAN MEMABUKKAN YANG MEMBAHAYAKAN NYAWA ORANG (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 165/PID.SUS/2020/PN LMG) = LEGAL ANALYSIS OF CRIMINAL ACTS OF SELLING BEVERAGES THAT ENDANGER HUMAN LIFE (CASE STUDY: DECISION NUMBER 165/PID.SUS/2020/PN LMG). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
B011191300-H6IXyw2kJZlcm9A5-20260123001005.jpg

Download (311kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B011191300-1-2.pdf

Download (290kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B011191300-dp.pdf

Download (138kB)
[thumbnail of Full teks] Text (Full teks)
B011191300-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 January 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Penelitian ini menganalisis tindak pidana penjualan minuman yang dikenal sebagai minuman beralkohol yang menyebabkan kematian kepada orang yang meminumnya. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkualifikasi tindak pidana penjualan minuman yang membahayakan nyawa orang dan menganalisis pertimbangan hukum oleh hakim terhadap tindak pidana menjual minuman memabukkan dalam putusan No.165/Pid.Sus/2020/Pn Lmg. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Penelitian ini menggunakan analisis data hukum primer berupa KUHP dan Peraturan Perundang-undangan, bahan hukum sekunder berupa buku hukum, jurnal, serta hasil menelitian yang berkaitan dengan masalah yang dikaji. Hasil Penelitian: Adapun hasil dari penelitian ini, yaitu 1) Kualifikasi Tindak pidana penjualan minuman yang membahayakan nyawa orang diatur pada pasal 204, Undang-undang no 18 Tahun 2012 Tentang Pangan dan Undang-undang no. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Peredaran minuman keras harus memenuhi standari pangan dan kelayakan oleh BPOM. (2) Hasil putusan hakim pada putusan nomor 165/Pid.Sus/2020/Pn Lmg menetapkan bahwa terdakwa dikenakan pasal 204 KUHP karena menjualkan minuman yang ia ketahui kandungannya berbahaya dan dikenakan pidana penjara selama 1 (satu) tahun 2 (dua) bulan. Kesimpulan:Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan hukum mengenai tindak pidana penjualan minuman memabukkan yang membahayakan nyawa orang, khususnya dalam konteks putusan pengadilan di Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Membahayakan Nyawa, Penjualan Minuman, Tindak Pidana.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 11 Feb 2026 05:18
Last Modified: 11 Feb 2026 05:18
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53419

Actions (login required)

View Item
View Item