Tindak Tutur Ekspresif dan Komisif Dalam Pertunjukan Teater "Pandora" Karya Muh. Akhdan Abizar Anwar: Kajian Pragmatik = Expressive and Commissive Speech Acts in the Theatrical Performance "Pandora" by Muh. Akhdan Abizar Anwar: A pragmatic Study


AZIZI, MUH.FARHAN (2025) Tindak Tutur Ekspresif dan Komisif Dalam Pertunjukan Teater "Pandora" Karya Muh. Akhdan Abizar Anwar: Kajian Pragmatik = Expressive and Commissive Speech Acts in the Theatrical Performance "Pandora" by Muh. Akhdan Abizar Anwar: A pragmatic Study. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F011211017-Cover.jpg

Download (234kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
F011211017-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (208kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F011211017-dp(FILEminimizer).pdf

Download (119kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
F011211017-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 17 September 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Muh. Farhan Azizi. Tindak Tutur Ekspresif dan Komisif Dalam Teater Pertunjukan Pandora Karya Muh. Akhdan Abizar Anwar: Kajian Pragmatik (dibimbing oleh Munira Hasjim) Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi fungsi tindak tutur ekspresif dan komisif serta implikasi yang terkandung di dalam pertunjukan teater Pandora karya Muh. Akhdan Abizar Anwar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan pragmatik. Data penelitian diperoleh dari teater Pandora yang digelar di Baruga A. P. Pettarani, Universitas Hasanuddin, Makassar pada 25 Agustus 2024, serta melalui kanal YouTube Sementara Waktu dan GSSTF UNPAD. Populasi penelitian ini mencakup keseluruhan dialog yang dituturkan oleh para aktor dalam teater Pandora. Sampel pada penelitian ini mencakup tindak tutur ekspresif dan komisif beserta implikasinya dalam teater Pandora. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu observasi, simak, serta transkrip dialog, dan dilanjutkan dengan teknik catat, dokumentasi serta wawancara. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua tindak tutur yang mencolok, yaitu tindak tutur ekspresif dan komisif. Tindak tutur ekspresif mencakup fungsi kritikan, menyalahkan, mengeluh, menilai, serta memuji, sedangkan fungsi yang tidak ditemukan meliputi ucapan terima kasih dan meminta maaf. Tindak tutur komisif mencakup fungsi meyakinkan, menolak, serta menjamin, sedangkan fungsi yang tidak ditemukan meliputi berjanji, menawarkan, mengancam, dan memanjatkan doa. Implikatur yang ditemukan dalam penelitian ini hanya berupa implikatur percakapan yang bergantung pada konteks dan situasi tuturan. Implikatur konvensional tidak ditemukan karena tuturan dalam teater ini tidak bertumpu pada makna literal atau umum, melainkan lebih menekankan pada makna tersirat yang lahir dari konteks konflik, dan interaksi antartokoh. Temuan ini menunjukkan bahwa tindak tutur ekspresif dengan fungsi kritikan sangat dominan karena memiliki peran penting dalam menyuarakan kritik sosial, menggambarkan ketimpangan gender, serta menyoroti nilai-nilai patriarkal yang masih mengakar dalam masyarakat. Dengan demikian, teater Pandora tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai ruang refleksi dan perlawanan terhadap realitas sosial yang timpang. Kata Kunci: pragmatik, tindak tutur, ekspresif, komisif, implikatur, teater Pandora.

Kata Kunci: pragmatik, tindak tutur, ekspresif, komisif, implikatur, teater Pandora.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pragmatics, speech acts, expressive, commissive, implicature, Pandora theater.
Subjects: P Language and Literature > PC Romance languages
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 10 Feb 2026 05:32
Last Modified: 10 Feb 2026 05:32
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53394

Actions (login required)

View Item
View Item