Evaluasi Umur dan Body Condition Score (BCS) Terhadap Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Bali di Kecamatan Kabupaten Barru Kabupaten Barru = Evaluation Of Age And Body Condition Score (BCS) On The Success Of Artificial Insemination In Bali Cattle In Barru District Barru Regency


WIWIK, ELISABET (2025) Evaluasi Umur dan Body Condition Score (BCS) Terhadap Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Bali di Kecamatan Kabupaten Barru Kabupaten Barru = Evaluation Of Age And Body Condition Score (BCS) On The Success Of Artificial Insemination In Bali Cattle In Barru District Barru Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
I016211001-tk4J6s2m3nuSvT18-20250814191809.jpg

Download (413kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
I016211001-1-2.pdf

Download (369kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
I016211001-dp.pdf

Download (297kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
I016211001-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ELISABET WIWIK. Evaluasi Umur dan Body Condition Score (BCS) Terhadap Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Bali Di Kecamatan Barru Kabupaten Barru. (dibimbing oleh Hasrin). Latar Belakang tugas akhir ini mengevaluasi umur dan BCS terhadap keberhasilan inseminasi buatan (IB) pada sapi bali di Kecamatan Barru, Kabupaten Barru. Inseminasi buatan telah banyak diterapkan khususnya di kabupaten Barru namum penting untuk mengkaji faktor-faktor yang mempegaruhi keberhasilan IB seperti umur dan BCS. Tujuan tugas akhir adalah untuk mengetahui evaluasi umur dan BCS terhadap keberhasilan inseminasi buatan pada sapi bali. Metode Metode yang di gunakan adalah metode survei. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan peternak dan petugas Inseminasi buatan serta pengamatan langsung di lapang meliputi umur, Body Condition Score, bunting dan tidak bunting serta tanggal inseminasi buatan. Materi pelaksanaan tugas akhir ini menggunakan sapi bali sebanyak 46 ekor. Untuk pengamatan umur sapi dibagi menjadi 5 kelompok 1 umur 3-4 tahun, kelompok 2 umur 5-6 tahun, kelompok 3 umur 7-8 tahun, kelompok 4 umur 9-10 tahun dan kelompok 5 umur 11-12 tahun. Penentuan Body Condition Score (BCS) umumnya menggunakan dua metode skala, Untuk pengamatan BCS sapi dikategorikan mulai dari BCS 1,2,3,4 dan 5. Hasil analisis menunjukan bahwa umur sapi tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap kebuntingan. Analisis BCS menunjukan bahwa Body Condition Score tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap kebuntingan dengan total inseminasi 46 ekor sapi bali. Kesimpulan kelompok umur 7-8 tahun menunjukan kualiatas dan reproduksi yang baik dibanding dengan kelompok umur lain. Hal ini dapat dilihat dari nilai S/C yang diperoleh sebesar 1,25, dan nilai CR serta NRR masing masing sebesar 80%. Sedangkan pada skor BCS, BCS 3 menunjukan angka kebuntingan yang lebih optimal, dengan presentase kebuntingan sebesar 72,73%. Nilai S/C lebih sedikit 1,38%, nilai CR dan NRR masing-masing 72,73% dibanding BCS 2 dan 4.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Umur; Body Condition Score; Inseminasi Buatan; Kebuntingan; Sapi Bali
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Vokasi > Teknologi Produksi Ternak
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 10 Feb 2026 05:20
Last Modified: 10 Feb 2026 05:20
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53387

Actions (login required)

View Item
View Item