IVANNE, ANGELA MONICA (2025) Hubungan Self Management dan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Jantung Kronik = The Relationship Between Self-Management and Family Support with Quality of Life in Patients with Chronic Heart Failure. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R011211088-jPsyurV4OM9EfN7F-20250131164643.jpg
Download (242kB) | Preview
R011211088-1-2.pdf
Download (551kB)
R011211088-dp.pdf
Download (416kB)
R011211088-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 January 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Angela Monica Ivanne. R011211088. HUBUNGAN SELF MANAGEMENT DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN CHRONIC HEART FAILURE, dibimbing oleh Prof. Dr. Elly Lilianty Sjattar, S.Kp., M.Kes. Latar belakang: Gagal jantung adalah suatu kondisi seumur hidup di mana otot jantung tidak dapat memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan darah dan oksigen. Salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup adalah pengendalian faktor resiko terutama pada faktor resiko yang dapat dimodifikasi, seperti dukungan keluarga dan self management. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self- management dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal jantung kronik. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan 137 pasien gagal jantung kronik sebagai sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Self Care of Heart Failure Index (SCHFI), kuesioner dukungan keluarga, dan Minnesota Living with Heart Failure Questionnaire (MLHFQ). Analisis data dilakukan dengan uji Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki self- management yang baik (91,2%) dan dukungan keluarga yang baik (73,7%). Sebanyak 97,8% pasien memiliki kualitas hidup yang baik. Uji statistik menunjukkan hubungan positif yang sangat lemah antara self-management dan dukungan keluarga terhadap kualitas hidup pasien (p > 0,05). Namun, self- management memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap kualitas hidup dibandingkan dengan dukungan keluarga (p < 0,05). Kesimpulan: Self-management dan dukungan keluarga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup pasien gagal jantung kronik. Intervensi yang memperkuat kemampuan self-management dan keterlibatan keluarga perlu dioptimalkan untuk mendukung kualitas hidup pasien.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Self management, dukungan keluarga, kualitas hidup, chronic heart failure |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 05:36 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 05:36 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53291 |
