MUNTAHA, A. INDA SIDRATIL (2024) Gambaran Pelayanan Nifas pada Ibu Post Sectio Caesarea di Rumah Sakit Kota Makassar = Overview of Postpartum Care for Post Sectio Caesarea Mothers in Makassar City Hospitals. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R011201034-0UymOJGxaIcS9fiz-20250121114420.jpg
Download (322kB) | Preview
R011201034-1-2.pdf
Download (386kB)
R011201034-dp.pdf
Download (477kB)
R011201034-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 December 2026.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang : Persalinan sectio caesarea dapat meningkatkan risiko kesehatan lebih tinggi bahkan kasus kematian post operasi caesar banyak terjadi pada masa nifas. Kurangnya pemantauan dan intervensi yang tepat dapat meningkatkan risiko komplikasi serta secara signifikan mempengaruhi Angka Kematian Ibu. Beberapa studi terdahulu menemukan adanya pelayanan nifas yang kurang optimal padahal pelayanan kesehatan pada ibu merupakan prioritas untuk menurunkan prevalensi tersebut. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui gambaran pelayanan nifas pada ibu post sectio caesarea di Rumah Sakit Kota Makassar. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan metode consecutive sampling dengan jumlah sampel 96 ibu post sectio caesarea. Adapun analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu post sectio caesarea (100%) mendapatkan pemeriksaan kondisi nifas secara umum, pemeriksaan tanda-tanda vital, pemeriksaan lochia dan perdarahan, pemeriksaan kondisi jalan lahir dan tanda infeksi, pemeriksaan kontraksi rahim dan tinggi fundus uteri, pemeriksaan payudara dan anjuran pemberian ASI eksklusif, tatalaksana ibu nifas sakit atau ibu nifas dengan komplikasi, dan pemberian nasihat atau edukasi. Selain itu, terdapat 96 ibu post sectio caesarea (100%) yang tidak mendapatkan pelayanan pemberian vitamin A dan konseling. Selain itu, hanya 95 ibu post sectio caesarea (99,0%) yang mendapatkan pelayanan kontrasepsi. Kesimpulan dan Saran : Meskipun adanya kebijakan nasional standar pelayanan nifas kementerian kesehatan, namun implementasi pelayanan nifas seperti pemberian vitamin A dan konseling ternyata belum dilakukan serta terdapat ibu yang belum mendapatkan pelayanan kontrasepsi sehingga diharapkan dapat direalisasikan. Adapun pemeriksaan rutin yang dilakukan diharapkan dapat dipertahankan kualitas pelayanannya. Kata Kunci : pelayanan, ibu nifas, post sectio caesarea, rumah sakit Sumber Literatur : 162 kepustakaan (2016-2024)
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pelayanan, ibu nifas, post sectio caesarea, rumah sakit |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 07:34 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 07:34 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53219 |
