HAFIKRAM S.A., ANDI (2025) TINJAUAN VIKTIMOLOGIS TERHADAP PERISTIWA KECELAKAAN LALU LINTAS AKIBAT ADANYA PERBUATAN YANG MENGAKIBATKAN GANGGUAN FUNGSI JALAN (STUDI KASUS DI KOTA MAKASSAR TAHUN 2021-2024) = Victimological Review Of Traffic Accidents Caused By Actions That Disrupt Road Functions (Case Study In Makassar City From 2021-2024). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
B011211337-e8g4zo329Kkp7FGH-20251002141853.jpg
Download (366kB) | Preview
B011211337-1-2.pdf
Download (604kB)
B011211337-dp.pdf
Download (445kB)
B011211337-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 September 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Pembuatan polisi tidur oleh masyarakat merupakan praktik yang sudah sering terjadi dengan tujuan sebagai bentuk keselamatan jalan. Perbuatan tersebut merupakan suatu pelanggaran yang akibatnya menimbulkan terjadinya kecelakaan lalu lintas bagi para pengendara jalan. Namun biasanya yang menjadi fokus pada peristiwa tersebut ialah pada kesalahan pelaku namun tidak memperhatikan hal lain yang dialami dan yang dilakukan korban. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan korban dalam pelanggaran pembuatan polisi tidur yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dan cara menaggulanginya. Metode: Penelitian ini menggunakan tipe penelitian empiris dengan lokasi penelitian yaitu Kota Makassar, dan menggunakan data wawancara sebagai data primer dan informasi kepustakaan berupa buku, jurnal, skripsi, dan peraturan perundang-undangan sebagai data sekunder, serta data dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan korban kecelakaan yang terjadi di Kota Makassar mempunyai peranan yang didasarkan pada derajat atau kontribusi kesalahan yang terbagi atas korban tak bersalah, korban yang kurang hati-hati (kontribusi kesalahan yang minim), korban yang sama bersalahnya dengan pelaku, dan korban yang lebih bersalah dari pelaku. Upaya penanggulangan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu upaya preemtif dalam bentuk penyuluhan, upaya preventif dalam bentuk penindakan lapangan, dan upaya represif dalam bentuk penegakan hukum. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis penulis, maka dapat disimpulkan bahwa dalam terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat pelanggaran pembuatan polisi tidur korban mempunyai peranan tersendiri baik dalam bentuk aktif maupun pasif, namun hal tersebut memerlukan tindakan yang lebih tegas oleh aparat agar dapat menaggulangi kejadian tersebut demi keselamatan dan ketaatan terhadap hukum yang berlaku.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kecelakaan Lalu Lintas, Korban, Polisi Tidur |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 01:32 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 01:32 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53167 |
