Strategi Penguatan Kelembagaan Petani Jagung di Kabupaten Jeneponto = Strategies For Institutional Strengthening of Maize Farmers in Jeneponto District


MUDATSIR, RASDIANA (2025) Strategi Penguatan Kelembagaan Petani Jagung di Kabupaten Jeneponto = Strategies For Institutional Strengthening of Maize Farmers in Jeneponto District. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
P013211004-MhN5UH7TatKiumdr-20250716160557.jpg

Download (404kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
P013211004-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
P013211004-dp.pdf

Download (299kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
P013211004-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 July 2027.

Download (8MB)

Abstract (Abstrak)

RASDIANA MUDATSIR. Strategi Penguatan Kelembagaan Petani Jagung di Kabupaten Jeneponto (dibimbing oleh Sitti Bulkis, Muhammad Hatta Jamil, dan Rahmadanih). Latar belakang. Pengembangan jagung masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam aspek kelembagaan petani yang belum optimal. Banyak kelompok tani hanya berfungsi sebagai formalitas untuk mendapatkan bantuan pemerintah tanpa aktivitas kelembagaan yang efektif. Meskipun pemerintah telah melakukan berbagai upaya penguatan kelembagaan, implementasinya masih terkendala oleh koordinasi yang kurang efektif dan rendahnya partisipasi petani. Tujuan. Studi ini mengidentifikasi dan memetakan stakeholder berdasarkan pengaruh dan kepentingannya dalam penguatan kelembagaan petani jagung di Kabupaten Jeneponto, menganalisis partisipasi petani dalam kelembagaan petani, merumuskan strategi penguatan kelembagaan petani yang tepat. Metode. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap. Pertama, analisis stakeholder menggunakan metode skoring untuk menilai tingkat pengaruh dan kepentingan setiap stakeholder dalam penguatan kelembagaan petani. Kedua, analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Ketiga, analisis data menggunakan Interpretative Structural Modelling (ISM). Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan petani memerlukan kolaborasi aktif antara pemerintah, swasta, dan organisasi masyarakat dalam meningkatkan kapasitas petani, memperkuat akses terhadap pasar dan permodalan, serta mendorong inovasi dalam sistem pertanian. Partisipasi petani dalam kelembagaan dipengaruhi oleh karakteristik petani, dukungan lingkungan eksternal, kebutuhan petani. Kualitas layanan penyuluhan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap partisipasi petani. Aspek inovasi dan kekompakan dalam kelembagaan petani memegang peranan penting, meskipun pengaruhnya terhadap partisipasi dan penguatan kelembagaan lebih kecil dibandingkan faktor lainnya. Strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan peran penyuluh dalam pelatihan dan pendampingan, penguatan kemitraan dengan sektor swasta, serta pengembangan jaringan pasar yang lebih luas bagi petani. Dengan strategi yang tepat, kelembagaan petani di Kabupaten Jeneponto dapat menjadi lebih mandiri dan berkelanjutan, sehingga berkontribusi dalam meningkatkan daya saing dan kesejahteraan petani jagung serta ketahanan pangan daerah. Kesimpulan. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi peran stakeholder, dan penerapan kebijakan yang mendukung keberlanjutan usaha tani jagung adalah komponen penting dari keberhasilan kelembagaan petani di Kabupaten Jeneponto untuk menjadi lebih mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi secara maksimal pada kemajuan pertanian.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: kelembagaan petani, stakeholder, partisipasi petani, strategi penguatan, jagung.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Pertanian
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 05 Feb 2026 01:17
Last Modified: 05 Feb 2026 01:17
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/53160

Actions (login required)

View Item
View Item